Percikan Kompor Tungku Hanguskan Gudang Bulu di Kediri, Kerugian Capai Rp 15 Juta

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Insiden kebakaran melanda sebuah gudang pengolahan bulu ternak di Dusun Karang Tengah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri pada Kamis (5/3/2026) pagi. Api diduga kuat berasal dari percikan kompor tungku pemanas yang merembet ke tumpukan bahan baku.

​Kronologi Kejadian: Berawal dari Tungku Pemanas

​Peristiwa ini bermula sekitar pukul 05.55 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api muncul dari area kompor tungku pemanas yang digunakan dalam proses operasional gudang. Percikan api tersebut dengan cepat menyambar tumpukan bulu ternak kering yang tersusun di rak lantai dua.

​Sifat bahan yang mudah terbakar membuat si jago merah berkobar hebat dalam waktu singkat. Pemilik gudang, Khoirul Riyadi, segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri untuk meminta bantuan darurat.

pasang iklan_rev3

​Respons Cepat Tim Damkar Pos Pare

​Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi. Armada tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 06.20 WIB dan langsung melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.

​Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengonfirmasi bahwa penanganan dilakukan secara intensif selama kurang lebih satu setengah jam.

​”Kami mengerahkan dua unit armada pemadam dengan nomor polisi AG 8157 EP dan AG 8162 GP beserta lima personel tangguh. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.00 WIB sesuai dengan SOP yang berlaku,” jelasnya dalam laporan resmi.

​Kerugian Materil dan Penyelamatan Aset

​Meski api sempat melalap sebagian bangunan dengan kerugian sekitar Rp 15.000.000,-, aksi sigap personel Damkar di lapangan sukses mengamankan sisa aset senilai Rp 75.000.000,-. Peristiwa ini murni menimbulkan kerugian kebendaan, tanpa adanya laporan korban jiwa atau luka-luka di lokasi kejadian

​Pihak berwenang mengimbau kepada para pemilik usaha dan masyarakat untuk selalu waspada dan rutin mengecek kondisi kompor atau instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Saat ini, situasi di lokasi Jl. Wijaya Kusuma terpantau sudah kondusif. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.