Pemkot Blitar Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49156525973_307db743d4_b.jpg
Pemerintah Kota Blitar menggelar Sosialiasi Pemanfaatan Data Kependudukan Melalui Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Data Warehouse (DWH) untuk pelayanan publik di lintas sektor. (Foto: arahjatim.com/hms)

Blitar, ArahJatim.com – Guna memudahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengakses data administrasi kependudukan dalam pelayanan publik, Pemerintah Kota Blitar menggelar Sosialiasi Pemanfaatan Data Kependudukan Melalui Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Data Warehouse (DWH) untuk pelayanan publik di lintas sektor. Sosialisasi ini digelar di ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar, Senin (2/12/2019).

Sosialisasi yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Rudy Wijonarko, dihadiri Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar, Priyo Istanto, dan narasumber dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Sigit Samaptoaji. Peserta sosialisasi ini di antaranya kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, pimpinan rumah sakit, koperasi, dan BPR se-Kota Blitar.

“Saya menilai sosialisasi ini mendesak untuk diselenggarakan, mengingat OPD berkaitan dengan pelayanan publik bisa dengan mudah mengakses data administrasi kependudukan. Adanya data adminduk yang dapat diakses oleh OPD terkait nantinya dalam melayani masyarakat tidak perlu lagi menanyakan tentang kevalidan data, karena data yang digunakan benar-benar akurat yang bersumber dari Dispendukcapil Kota Blitar,” kata Sekda Rudy Wijonarko dalam sambutannya.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, hal ini sejalan dengan imbauan Presiden Joko Widoro bahwa kecepatan pelayanan menjadi kunci birokrasi. Pelayanan yang ruwet dan berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat harus kita pangkas.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga mengapresasi delapan OPD yang telah menjalin perjanjian kerjasama dengan Dispendukcapil, Sekda menilai kerja sama antar-OPD sangat dibutuhkan dan manfaatnya juga sangat jelas.

“Data kependudukan digunakan untuk pemanfaatan antara lain yakni, pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, maupun penegakan hukum dan pencegahan kriminal,” jelas Rudy.

Rudy menambahkan, bagi OPD yang belum menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS), diminta untuk berkoordinasi dengan Dispendukcapil Kota Blitar. Dia berharap sosialisasi ini ke depan akan membawa dampak positif untuk kemajuan Kota Blitar.

“Saya berharap materi yang disampaikan oleh narasumber nanti, dapat membuka wawasan semua OPD untuk memahami betapa penting data kependudukan di dalam setiap proses pembangunan,” pungkasnya. (adv.hms)