Event lari vertikal dengan dua kategori 10K Road Run dan 20K Trail Run ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus jadi momentum Pemkab Kediri umumkan rencana buka kembali wisata air panas Gunung Kelud.
Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Kediri memanfaatkan ajang sport tourism Kelud Vertical Challenge 2026 (KVC) sebagai etalase untuk memperkenalkan kembali potensi wisata Gunung Kelud ke masyarakat luas.
Event yang digelar pada Minggu (1/11/2026) ini sukses menyedot ratusan pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung konsep sport tourism, KVC 2026 menghadirkan dua kategori lomba utama, yakni 10K Road Run dan 20K Trail Run.
Para peserta diajak menaklukkan tanjakan ekstrem menuju kawasan kawah Gunung Kelud, sembari disuguhi panorama alam yang mempesona.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Promosi Wisata
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menegaskan KVC bukan sekadar kompetisi lari biasa.
“KVC tidak hanya kompetisi olahraga lari, tetapi juga ajang untuk mengenalkan keindahan alam Gunung Kelud kepada para peserta,” kata Mbak Dewi, sapaan akrab Wabup Kediri di sela kegiatan.
Mbak Dewi pun secara langsung mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menjadi duta wisata Gunung Kelud. Ia meminta peserta membagikan pengalaman dan keindahan Kelud ke media sosial dan lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kegiatan olahraga berbasis wisata seperti ini memiliki multiplier effect yang besar. Selain mendongkrak kunjungan wisatawan, kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar kawasan wisata.
“Kegiatan olahraga berbasis wisata seperti KVC berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata,” tegasnya.
Sinyal Dibukanya Kembali Wisata Air Panas Kelud
Dalam kesempatan itu, Mbak Dewi juga membawa kabar baik. Pemkab Kediri berencana membuka kembali wisata air panas di kawasan Gunung Kelud yang selama ini dirindukan wisatawan.
Rencana tersebut disambut antusias peserta, mengingat Gunung Kelud memiliki daya tarik lengkap, mulai dari panorama kawah, jalur pendakian, hingga wisata pemandian air panas alami.
Kesan Juara dari Yogyakarta
Antusiasme peserta terlihat dari asal daerah yang beragam. Tidak hanya dari Jawa Timur, peserta datang dari berbagai kota di Indonesia.
Salah satunya Luluk Utaminingsih, pelari asal Yogyakarta yang berhasil meraih juara kategori perempuan 20K Trail Run. Luluk mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya berlari di Gunung Kelud.
Selain menjadi ajang kompetisi, menurutnya KVC adalah paket wisata yang lengkap.
“Sejauh ini trek di Kelud menurut saya oke, bagus, dan pemandangannya sangat mempesona sekali,” ucap Luluk usai finish.
Keberhasilan KVC 2026 menegaskan posisi Gunung Kelud tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai venue sport tourism bertaraf nasional di Kabupaten Kediri. (das)










