Pemkab Kediri Monev Penyaluran Program Sembako/BPNT

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Untuk memastikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Kepolisian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Kediri, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri dan BNI 46 Cabang Kediri melakukan monitoring evaluasi ke sejumlah e-Warong. Sedikitnya, ada 16 titik agen bank penyalur Bansos KPM Kemensos di Kabupaten Kediri yang dilakukan inspeksi mendadak oleh tim.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Drs. Suharsono mengatakan, monev dilakukan untuk memastikan bahwa program BPNT yang sudah berjalan ini sesuai dengan harapan, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat administrasi untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

“Monev penyaluran program Sembako/BPNT ini untuk meninjau kesiapan E-Warong sebagai salah satu Agen Bank untuk penyaluran BPNT sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan program BPNT yang sudah berjalan hingga menjadi lebih baik kedepannya,” ujar Drs. Suharsono.

Monev penyaluran program BPNT melibatkan empat tim dan dilakukan selama dua hari. Pada hari pertama, Tim I yang terdiri dari OJK Kediri, Bappeda Kabupaten Kediri, Cabag Bulog Sub Divre Kediri, DPMPD dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri menyasar e-warong di wilayah Kecamatan Kandat. Terdiri dari, Toko Cahaya milik Munhar Efendi di Kandat dan Toko Gemini milik Moh. Burhan di Desa Pule, Kecamatan Kandat.

Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT merupakan Program Pemerintah Pusat yang diberikan secara langsung kepada masyarakat miskin (Keluarga Penerima Mamfaat/ KPM) setiap bulannya. Penyaluran bantuan melalui mekanisme akun elektronik (kartu KKS) yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan (beras dan telur) di pedagang bahan pangan E-Warong yang telah bekerja sama dengan bank penyalur yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah.

Diharapkan penerima program ini dari tahun ke tahun jumlah berkurang, sesuai target yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menurunkan angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Kediri.(Kominfo)