Sambut HUT Ke-81 RI, PWI dan Bakesbangpol Tulungagung Blusukan Bagikan Bendera Merah Putih Gratis

oleh -
oleh

TULUNGAGUNG , ArahJatim.com – Suasana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Tulungagung terasa hangat dan penuh warna. Pada Sabtu (8/8/2026), belasan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulungagung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat mendatangi pemukiman padat warga di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman.

​Bukan sekadar meliput berita, para jurnalis ini turun langsung menyusuri lorong-lorong desa. Mereka menyapa warga sembari membagikan ratusan bendera Merah Putih secara gratis—sebuah langkah sederhana namun bermakna untuk merawat semangat kebangsaan di akar rumput.

​Melanjutkan Tradisi Kepedulian di Bulan Kemerdekaan

​Aksi sosial ini menjadi bagian dari agenda rutin kolaborasi PWI Tulungagung dan Bakesbangpol yang konsisten digelar dari tahun ke tahun setiap memasuki bulan Agustus.

pasang iklan_rev3

​Desa Panggungrejo dipilih setelah melalui survei awal. Selain kawasannya tergolong padat penduduk, kesadaran warga dalam mengibarkan bendera Merah Putih di awal bulan Agustus dinilai masih perlu disuntikkan dorongan ekstra.

​Ketua PWI Tulungagung, Wiwieko Dharmaidiningrum, menjelaskan bahwa sebanyak 150 bendera disalurkan secara langsung ke rumah-rumah warga. Sasaran utamanya adalah hunian yang benderanya sudah pudar, rusak, atau rumah yang memang belum sempat memasang sang saka.

​”Sebagai wartawan, fungsi kami bukan cuma menyampaikan informasi, tapi juga memberikan edukasi dan hadir di tengah masyarakat. Kami ingin ikut merawat rasa cinta tanah air dan memperkuat persatuan lewat aksi nyata ini,” ujar Wiwieko di sela-sela kegiatan.

​Cerita Unik Warga: Dari Bendera Hilang hingga Menunggu Karang Taruna

​Interaksi di lapangan menyajikan beragam dialog humanis. Saat membagikan bendera, para wartawan kerap mendengarkan alasan polos warga yang belum mengibarkan Merah Putih.

​Ada warga yang mengaku benderanya terselip dan belum ditemukan di lemari penyimpanan, ada yang kain benderanya sudah robek dimakan usia, hingga ada yang jujur mengaku belum sempat pasang karena menunggu instruksi dari perangkat desa setempat.

​Mendengar kejujuran warga tersebut, tim PWI meresponsnya dengan hangat. Tak hanya memberikan bendera baru, mereka juga membantu memasangkannya langsung di halaman rumah warga. Keterusterangan masyarakat ini justru menjadi momen edukasi yang mempererat hubungan antara insan pers dan warga lokal.

​Dukungan Gerakan Pembagian 10 Ribu Bendera Kemendagri

​Langkah PWI dan Bakesbangpol Tulungagung ini sejalan dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang dimulai serentak sejak 1 Agustus 2026.

​Plt Kabid Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Agus Prihadi, mengapresiasi sinergi erat bersama para jurnalis. Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung sendiri telah menyiapkan sekitar 10.000 lembar bendera Merah Putih untuk dibagikan secara bertahap kepada masyarakat, termasuk yang telah diserahkan secara simbolis kepada para camat di Pendapa Kabupaten beberapa hari sebelumnya.

​”Gerakan ini adalah bentuk gotong royong antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat. Harapan kita bersama, semangat nasionalisme ini tidak sekadar menjadi formalitas tahunan, tetapi sungguh-sungguh hidup di hati setiap warga,” pungkas Agus. (don1)

No More Posts Available.

No more pages to load.