
Kediri, ArahJatim.com – Wiji Fitriani pasien gangguan jiwa yang tinggal bersama neneknya dirujuk ke RSJ Menur Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan untuk luka pada tangan dan beberapa bagian tubuh akan dikoordinasikan dengan RS dr. Sutomo yang kemungkinan akan dilakukan tindakan operasi.
Tindakan ini diambil setelah Tim JSC (Jatim Social Care), berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosal Kabupaten Kediri, Teman2 TKSK (pendamping pasung), Dinas Kesehatan, Camat Mojo, Puskesmas Ngadi, UPT Bina Laras Butuh Kras, RSJ Lawang, UPT PRSBKW.
Keberangkatan ke RSJ Menur didampingi pihak puskesmas Ngadi dan pakde dari Wiji Fitriani karena apabila ada tindakan operasi harus ada persetujuan keluarga.
Baca Juga :
- Sebelum Viral, Pemkab Kediri Membawa Wiji Ke RS Pare Untuk PenyembuhanÂ
- Diduga Lakukan Praktik Aborsi, Polisi Gerebek Rumah Pensiunan BidanÂ
- Peringati Hari Kartini Dengan Cara Keliling Kediri
Dinas Sosial Kabupaten Kediri juga akan melakukan pemantauan kunjungan secara berkala ke RSJ Menur Surabaya sampai Wiji Fitriani dinyatakan sembuh atau bisa dipulangkan.
Sebelumnya hari Sabtu kemarin, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bertandang ke rumah Wiji Fitriani di desa Ngadi Kecamatan Mojo penyandang ODGJ yang viral di medsos.
Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Kabupaten Kediri Krisna Setiawan menjelaskan, sebenarnya Pemkab Kabupaten Kediri sudah ada perhatian terhadap Wiji Fitriani pasien gangguan jiwa yang tinggal dengan neneknya.
“Hari jumat kemarin pihak Dinkes dan Dinsos telah berkunjung ke rumah Wiji Fitriani untuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas,” ujar Krisna Setiawan.
Lebih lanjut Krisna mengatakan Wiji Fitriani telah mendapatkan kunjungan secara rutin dari puskesmas setempat dengan fasilitas BPJS.
“Jadi, Pemkab Kediri telah memberikan perhatian khusus kepada Wiji, tidak membiarkan begitu saja,” tegas Krisna. (das)












