Panen Raya di Kecamatan Sutojayan, Bupati Blitar Apresiasi Para Petani

oleh -
Didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, M.Amrullah dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintahan, Bupati Blitar meresmikan panen raya padi jenis Ciherang di Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

Blitar, ArahJatim.com – Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM menggelar panen raya padi jenis Ciherang di Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Dalam panen raya tersebut, Bupati juga didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, M.Amrullah bersama beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Kamis siang (1/3/18).

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini memberikan apresiasi kepada para petani, atas hasil panen di wilayah tersebut, sekaligus memuji penggunaan alat pemotong padi sehingga membantu petani lebih produktif.

“Saya sangat bangga dengan petani di Kecamatan Sutojayan yang berhasil panen dengan hasil yang memuaskan. Selain itu, saya juga berharap, agar petani di Kecamatan Sutojayan tetap tenang jika banjir melanda. Karena tahun ini Pemerintah Kabupaten Blitar bersama BBWS Brantas akan memulai normalisasi di Kali Bogel,” terang Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM.

 

Bupati Blitar menjajal alat pemotong padi combin menandai panen raya padi jenis Ciherang di Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

Seperti diketahui, rencana normalisasi akan dilakukan setelah melalui beberapa komunikasi dan konsultasi dengan dua kementerian. Normalisasi Sungai Bogel dan Kedut Unut akan berlangsung sampai 2019.

“Kita anggarkan untuk normalisasi sungai bogel sebesar 1,81 Miliar. Rencananya normalisasi akan dimulai tahun ini. Kita akan melakukan pengerukan dan pelebaran Sungai Bogel, agar bisa menampung lebih banyak volume air,” tambah Bupati Blitar.

Bupati Blitar juga berharap, sinergi dengan TNI melalui Program Sergab (Serap Gabah) terus berlanjut dan berlangsung baik. TNI yang membeli gabah petani bisa memacu para petani untuk meningkatkan produksinya.

Sementara Ketua Gapoktan Rukun Tani, Alwi mengungkapkan, kegiatan panen raya ini juga berbarengan dengan ulang tahun ke-10 Kelompok Tani Rukun Tani. Potensi panen padi sekitar 1.600 ha dan sudah mencapai 30% atau sekitar 7,7 ton per hektarnya.

Kegiatan panen raya ini juga berbarengan dengan ulang tahun ke-10 Kelompok Tani Rukun Tani. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

“Lahan pertanian di Kecamatan Sutojayan bukan hanya tanaman padi namun holtikultura. Area cabe di wilayah ini sekitar 4.000 ha dengan masa panen bulan 4 dan 5. Diharapkan pada bulan tersebut ada panen raya cabe. Harapannya pula, Pemerintah Kabupaten Blitar mendukung program dari Kelompok Tani. Sehingga kelompok tani bisa terus meningkatkan hasil produksinya dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,”papar Alwi.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, Bupati Blitar dan rombongan juga melakukan panen padi secara simbolis dengan alat pemotong padi combine. Seperti diketahui, Kecamatan Sutojayan mendapat bantuan 6 unit alat pemotong padi combine. (hms.mua)