Blitar, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar acara panen raya tembakau di Desa Kedawung Kecamatan Nglegok, Selasa (17/9/2019).
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM memimpin langsung panen raya ini. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar,Camat Nglegok, Asisten Ekonomi Pembangunan, tim pengelola DBHCHT, Kapolsek Nglegok, Balittas Malang, dan perwakilan PT Sadana selaku mitra petani tembakau.
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto mengajak para petani tembakau menanam tembakau bernikotin rendah. Selain mengikuti anjuran dari pemerintah pusat, tembakau dengan kadar nikotin tinggi juga berbahaya bagi kesehatan.
“Untuk menuju masyarakat yang sejahtera, maju dan berdaya saing, maka visi misi kita dijabarkan dalam 6 misi agar dapat digunakan rujukan dinas, badan dan bagian dalam mengimplementasikan program pembangunan dan terkait acara ini sudah sesuai dengan misi kelima,” jelas Bupati Rijanto.
Acara panen raya tembakau ini dirangkai dengan temu lapang antara Bupati Rijanto dengan para petani dan PPL. Dalam kesempatan ini, bupati menerima langsung usulan, keluhan. dan harapan para petani. Beberapa yang mencolok di antaranya petani minta dana DBHCHT ditingkatkan untuk tahun-tahun berikutnya. Juga kebutuhan irigasi serta pembinaan dan pendampingan pertanian tembakau terus ditingkatkan.
Terkait dengan usulan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini berjanji akan memberikan fasilitas sesuai dengan keinginan para petani.
“Temu lapang ini untuk melihat seberapa jauh kemajuan para petani tembakau selama mengikuti pelatihan-pelatihan dan melaksanakan kegiatan denfarm maupun SLGAP tahun 2019 ini,” jelasnya.
Ditambahkannya, melalui DBHCHT tahun 2019 ini, dinas telah membuat program seperti percontohan penanaman tembakau yang berkadar nikotin rendah, memfasilitasi adanya kemitraan antara petani tembakau dengan pabrikan rokok, dan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada petani tembakau.
“Kita berharap, dengan kegiatan yang menggunakan DBHCHT ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar pada umumnya dan petani tembakau khususnya,” pungkasnya. (adv.hms.mua)











