Mulai 15 April, PT KAI Daop 9 Jember Kembali Batalkan Lima Perjalanan KA

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Seiring mewabahnya Covid-19 yang mengakibatkan terus menurunnya jumlah penumpang pada seluruh kereta api (KA), PT KAI Daop 9 Jember kembali membatalkan lima perjalanan KA mulai 15 April.

Pembatalan ini merupakan pembatalan perjalanan KA tahap ke-2, setelah sebelumnya mulai tanggal 1 April telah dibatalkan empat perjalanan KA. Sehingga dari 12 perjalanan KA yang dioperasikan oleh PT KAI Daop 9 Jember, total ada sembilan perjalanan KA yang dibatalkan operasinya.

“Tiga perjalanan KA yang masih tetap beroperasi, yakni KA Ranggajati relasi Jember – Cirebon (PP), KA Probowangi relasi Ketapang – Surabaya Gubeng (PP), serta KA Wijayakusuma relasi Ketapang – Cilacap (PP),” jelas Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Agus Barkah.

Agus menegaskan meskipun terdapat pembatalan sembilan perjalanan KA, PT KAI Daop 9 Jember tetap memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi KA dengan segala protokol pencegahan virus Covid-19 yang telah diterapkan.

Baca juga:

PT KAI Daop 9 Jember sendiri telah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara berkesinambungan, di antaranya melakukan screening dan pengukuran suhu tubuh penumpang yang akan naik KA. Menyediaan wastafel dan hand sanitizer di stasiun. Penyemprotan disinfektan di stasiun maupun pada kereta. Penerapan physical distancing baik di stasiun maupun di atas KA dalam bentuk pembatasan kapasitas tempat duduk yang dijual sebanyak 50%, dan mewajibkan penumpang untuk selalu mengenakan masker saat berada di stasiun maupun di atas KA.

“Upaya-upaya tersebut serta kebijakan pembatalan perjalanan KA ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan, seiring upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang terus dilakukan oleh PT KAI Daop 9 Jember,” tambah Agus.

Bagi penumpang KA yang sudah melakukan pemesanan tiket pada KA yang dibatalkan, akan mendapat pengembalian bea tiket secara penuh atau 100%. Pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100% juga berlaku bagi calon penumpang KA yang memiliki jadwal keberangkatan pada masa tanggap darurat Corona, yaitu 23 Maret – 4 Juni 2020.

Agus mengimbau agar masyarakat melakukan pembatalan tiket secara online menggunakan aplikasi KAI Access.

“Guna mempermudah proses pembatalan tiket KA, kami sarankan agar penumpang yang ingin membatalkan tiket dapat memanfaatkan aplikasi KAI Access. Karena lebih mudah dan tidak perlu datang ke loket stasiun,” tutup Agus. (ful)