Mogok Di Perlintasan Tak Berpintu, Katana Ringsek Disambar KA Pandan Wangi

oleh -
oleh
Mobil Suzuki Katana bernopol DK 642 YA ini ringsek tertabrak KA Pandanwangi di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, (29/3/2019). (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sebuah mobil Suzuki Katana bernopol DK 642 YA ringsek tertabrak KA Pandanwangi di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, (29/3/2019). Beruntung peristiwa tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Sang sopir berhasil menyelamatkan diri setelah sebelumnya sempat meloncat keluar dari mobil.

Kejadian ini dibenarkan oleh Humas PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB jelang jumatan, melintas kereta api Pandan Wangi dari Stasiun Ketapang dengan tujuan Jember. Persis di perlintasan tanpa palang pintu ada mobil berhenti diduga mogok. Brak! Kecelakaan pun tak bisa dihindari.

Moncong lokomotif KA Pandanwangi dengan Lokomotif berkode CC2019201 jurusan, Banyuwangi – Jember yang dimasinisi, Dwi Sugiheriyanto didampingi asisten masinis, Suharto menyambar mobil yang dikemudikan Hariyono.

pasang iklan_rev3

Titik lokasi berada di KM 15+7 petak jalan Stasiun Banyuwangi – Argopuro. Ketika itu masinis sempat berhenti sebentar.

“Setelah melakukan pemeriksaan lokomotif dan rangkaian, KA Pandanwangi berangkat kembali menuju Jember,” jawabnya.

Baca juga:

Kasus tersebut langsung ditangani Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi bersama personil dari Polsek Kalipuro. Kanit Laka Iptu Ardy Bitha Kumala menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Pengendara Suzuki Katana berwarna putih dikabarkan selamat.

“Mobil melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di TKP mobil berhenti dan sopir melihat dari arah utara kurang lebih 50 meter meluncur Kereta Api Pandanwangi yang membunyikan klakson. Pengemudi bergegas turun dari mobil, lari dan akhirnya selamat,” kisahnya.

Ardy Bitha Kumala juga menambahkan, Mobil sempat terdorong sejauh 200 meter, kemudian terpental ke sisi barat. Akibatnya bodi mobil ringsek. Tapi nyawa Hariyono, pengemudi asal Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, luput dari maut. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.