Meski Minim Fasilitas, FPTI Pamekasan Bertekad Cetak Atlet Berprestasi

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Hari ini, genap 33 tahun FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) berbakti untuk bangsa. Sebagai wadah pengasah bakat dan prestasi cabang olah raga sarat tantangan dan adrenalin ini, berbagai prestasi telah dipersembahkan melalui upaya sungguh-sungguh dan keringat para atlet penantang gravitasi tersebut.

Menurut Ketua Umum FPTI Kabupaten Pamekasan, Wahyudi, seiring waktu, cukup banyak prestasi telah diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan pada level nasional, Kejurnas dan Kejurnas Kelompok Umur tidak pernah absen diikuti.

Pada level internasional, atlet-atlet Indonesia telah berjaya dan menorehkan segudang prestasi di kejuaraan tingkat Asia, bahkan dunia. Prestasi-prestasi ini tentu harus dijaga dengan baik dengan melakukan program pembinaan yang berkesinambungan melalui sistem kompetisi nasional berjenjang. Dan berpartisipasi di ajang kompetisi Intenasional baik level Asia dan seri dunia.

FPTI resmi berdiri pada tanggal 21 April 1988 dengan nama awal Federasi Panjat Tebing dan Gunung Indonesia (FPTGI). Lalu seiring perkembangan olahraga, pada tahun 1990 diubah menjadi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Nah, sekitar tahun 1994, FPTI resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI dan menjadi anggota yang ke-50. Selanjutnya, FPTI bertanggung jawab terhadap administrasi serta pengembangan segala aspek yang berhubungan dengan olahraga dan kompetisi panjat tebing nasional.

“Dengan demikian mulai tahun itu, FPTI mempunyai kewenangan terhadap semua kompetisi panjat tebing nasional,” ungkap Wahyudi pada media.