Membangun Generasi Qur’ani, SD PLUS RAHMAT Adakan Khotaman Dan Imtihan Metode Ummi

oleh -
Peserta khotaman dan imtihan Al-Quran metode Ummi SD Plus Rahmat setelah menerima sertifikat di Balai Kota ruang Joyoboyo Pemkot Kediri. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, Arahjatim.com – Minggu 25 Februari 2018 bertempat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kota Kediri pagi tadi siswa-siswi SD Plus Rahmat kembali mengadakan Khotaman dan Imtihan yang diikuti sebanyak 63 Siswa, setelah mengikuti tes akhir Al-Qur’an Munaqosah yang dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2018 oleh Tim UMMI Foundation.

Kepala Sekolah SD Plus RAHMAT  Ustadzah Sri Wahyuni STP., SPd. SD mengatakan peserta Munaqosah Sebanyak 63 siswa terdiri dari siswa kelas 2 sebanyak 1 anak, kelas 3 sebanyak 6 anak, kelas 5 sebanyak 28 anak, dan kelas 6 sebanyak 28 anak. Terdiri dari peserta Tartil sebanyak 57 anak, peserta Tahfidz sebanyak 12 anak, sedangan yang ikut keduanya, peserta Tartil dan Tahfid berjumlah 5 anak.

“Khotaman dan Imtihan merupakan bentuk akuntabilitas dan rasa syukur, yaitu pelaporan secara langsung dan nyata kualitas hasil pembelajaran Al Qur’an siswa-siswi SD Plus Rahmat kepada Orang tua wali murid,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh 63 anak ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan setelah sebelumnya di tahun 2017 berhasil meluluskan 11 anak.

Khotaman merupakan kegiatan membaca Al Qur’an secara bersama-sama dimulai dari Al Fatihah, dilanjutkan Surat At Takatsur sampai dengan An Naas, kemudian Al Fatihah dan Surat Al Baqarah ayat 1-5, dan At Taubah ayat 1- 3 , dan ditutup dengan doa Khotmil Qur’an.

Imtihan merupakan proses tanya jawab seputar tartil (perlahan dan jelas), fashohah (kefasihan ucapan), ghorib (bacaan yang tidak seperti biasanya), tajwid (hukum dalam membaca Al Qur’an), dan hafalan oleh publik yang dipandu oleh Ummi Foundation.

Acara yang dikemas elegan dan sederhana dipandu oleh Ustadz Fatkhur Rozi yang berasal dari Ummi Foundation,  sekaligus penguji kemampuan membaca, hafalan, bacaan ghorib dan tajwid dasar terhadap peserta.

Ustadz Fatkhur Rozi dari Ummi Foundation penguji kemampuan membaca, hafalan, bacaan ghorib dan tajwid dasar terhadap peserta (Foto: arahjatim.com/das)

Sama seperti prosesi khotaman pada tahun sebelumnya, tamu undangan dapat memberi pertanyaan seputar ghorib, sambung ayat, tajwid dan lainnya kepada siswa yang berada dipanggung. Khusus pertanyaan ghorib telah disediakan slide peraga ghorib dari halaman 1 hingga 39, sehingga wali siswa hanya memilih halaman yang diinginkan, kemudian siswa ditugaskan untuk membaca ayat pada halaman tersebut lalu menjelaskan ada pelajaran/ilmu tajwid apa yang ada di ayat tersebut.

Suasana ketika peserta khotaman dan imtihan meminta doa restu kepada orang tuanya (Foto: arahjatim.com/das)

Setelah selesai prosesi khotaman dan Imtihan, anak-anak diberi waktu menemui kedua orang tua dan guru selama 5 menit untuk meminta doa restu agar menjadi anak yang sholeh dan sholihah, sukses, dan berguna bagi agama. Lima menit yang berarti, mendadak seisi ruangan menjadi suasana yang mengharu biru. Para peserta imtihan menangis dalam pelukan orang tuanya masing-masing. Permohonan doa restu anak-anak kemudian disambut para orang tua dengan pelukan kasih sayang dan pesan-pesan motivasi agar ilmu yang telah diperoleh menjadi manfaat bagi umat di kemudian hari.

Hj. Jamilah Abdul Bagi sebagai pengurus Yayasan Taman Pendidikan Rahmat menyerahkan piala penghargaan kepada Najwa Kyla Attaya Hasyim kelas 5A dan Kevin Al Ghazali Angkoso Kelas 5E sebagai Peserta Terbaik Khotaman dan Imtihan (Foto: arahjatim.com/das)

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian sertifikat pada seluruh peserta khotaman. Terdapat beberapa penghargaan yang diberikan pada peserta terbaik  diantaranya Najwa Kyla Attaya Hasyim kelas 5A dengan nilai 10. Terbaik kedua diraih oleh Kevin Al Ghazali Angkoso dengan nilai 10, Najwa Kyla Attaya menjadi yang terbaik karena mendapat nilai yang sempurna di peserta Tartil dan Tahfidz. Dengan demikian, telah terujilah ilmu tartil, fashohah, ghorib, dan tajwid, serta hafalan para peserta khotaman dan imtihan Al- Qur’an metode Ummi SD Plus RAHMAT Kediri di depan publik. (das)