Mas Dhito : Saya Ingin Pastikan 100 Hari Pertama Masa Kerja Kabupaten Kediri Harus Masuk Zona Hijau

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Pernyataan itu yang sampaikan Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito usai resmi ditetapkan sebagai Bupati dalam pilkada 2020.

Penetapan itu dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabuapten Kediri di Ruang Kilisuci Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri di Jalan Soekarno Hatta, Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Jumat (22/1/2021).

Menurut Dhito hari ini adalah momentum yang ditunggu-tunggu karena Alhamdulillah tadi sudah ditetapkan oleh komisioner KPU Kabupaten Kediri bahwa Kabupaten Kediri sudah bisa menetapkan karena tidak ada gugatan dan sudah ada surat dari Mahkamah Konstitusi jadi tinggal menunggu waktu pelantikannya saja.

Lebih lanjut Dhito mengatakan sekarang memang saya mulai mempelajari Bagaimana pola komunikasinya, Bagaimana program-program Pemerintah Kabupaten Kediri yang sekarang juga  ke depannya, Ini kan harus mulai diselaraskan disatukan frekuensinya, karena apapun itu pastinya ada perbedaan pandangan, pastinya ada ada hal-hal yang saya rasa seharusnya begini, pemerintah yang sekarang merasa harus begini tapi ini bukan persoalan karena komunikasi juga sedang terjalin dan cukup baik.

“Saya dengan Ibu Haryanti, lalu dengan beberapa jajaran Kepala Dinas maupun Sekda dan siapapun kepada-nya kami berhubungan baik kita mulai pelan-pelan,” tuturnya

“Contoh banjir karo kan kita diskusi dengan BPBD diskusi dengan dinas pengairan, juga banjir yang terjadi karena penebangan liar yang ada di kepung besowo hari ini ada 2300 sekian bagian kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan air bersih hari ini”,ujarnya

Kita sudah mulai pelan-pelan ya karena belum dilantik jadi belum resmi Kita Masih menghargai juga bupati yang masih menjabat baik itu Ibu Haryanti maupun Pak Maskuri jadi kita masih menunggu sampai masa pelantikan baru kita bisa bisa bergerak dengan lebih cepat.

Mas Dhito menambahkan proiritas program Tadinya yang pertama Insfrasruktur,  pertanian dan pariwisata tapi sekarang saya rubah covid, covid, covid baru yang lainnya karena kondisi covid -19  lagi naik turun di Kabupaten Kediri.

Mas Dhito menerangkan jika sudah menjalin komunikasi dengan pihak dengan perguruan tinggi negeri yang mana mereka sudah mengeluarkan alat, yang mana alatnya ini tingkat akurasinya 90% dan sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan, alat yang disebut dengan Genose ini saya nanti masih menunggu paparan dari universitas perguruan tinggi tersebut akan kita taruh di seluruh Puskesmas Puskesmas di Kabupaten Kediri

“Supaya apa, supaya masyarakat yang merasakan gejala ataupun cuman sekedar ingin tes boleh datang ke Puskesmas tidak dipungut biaya,” katanya

Putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini menegaskan untuk 100 hari pertama akan fokus ke covid dulu Mas, semua kepala daerah, saya yakin yang ditetapkan pada bulan-bulan ini ada yang dilantik pada bulan-bulan yang akan datang pasti, yang tadinya punya program kerja a,b,c,d , ini semua pasti berubah karena  covid – 19.

“Jadi kalau sekarang dibilang gebrakan adalah gebrakan  menggeser dari zona orange yang bolak-balik, orange merah oranye merah menggeserkan ke zona hijau itu yang saya ingin pastikan dalam 100 hari masa kerja Kabupaten Kediri sudah harus masuk zona hijau,” tuturnya. (das)