Lumajang, ArahJatim.com – Akibat guyuran hujan lebat, tebing setinggi 15 meter di jalur perbukitan Piket Nol Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, mengalami longsor. Akibatnya material longsoran berupa batu menutup badan jalan di KM 58, Jumat (29/10/2021) pagi.
“Longsornya tadi subuh mas, kalau yang hujan dari kemarin sore,” ungkap Plt. Kepala Desa Sumberwuluh, Abdul Aziz.
Aziz menjelaskan bahwa kondisi longsoran belum sepenuhnya selesai, sebab sesekali batu dan tanah sisa longsoran masih terus runtuh dengan intensitas kecil hingga sedang.
BACA JUGA:
- Bea Cukai dan Diskominfo Lumajang Sosialisasi Pita Cukai Rokok di Ruang Terbuka
- Diterjang Gelombang Tinggi, Warung dan Pondok Nelayan Rusak
- Terdampar 2 Jam, Hiu Tutul Akhirnya Kembali ke Laut dengan Selamat
“Sampai pagi ini masih terjadi runtuhan, tapi sudah kecil,” tambahnya.
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan relawan membersihkan material longsoran yang menutup jalan dengan alat seadanya. Dimungkinkan, longsor susulan akan terus terjadi mengingat kondisi tebing dan cuaca masih cukup ekstrem.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan bencana tersebut.
“Kami imbau agar kewaspadaan ditingkatkan saat melintas di sini terutama jika terjadi hujan dan angin,” jelas Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo. (rokhmad)










