Liburan Tahun Baru, Wisata Edukasi Kampung Coklat Terapkan Prokes Ketat

oleh -
oleh
Para wisatawan di wisata edukasi Kampung Coklat, Plosorejo, Blitar. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Memasuki masa libur natal dan tahun baru, lokasi wisata edukasi Kampung Coklat yang berada di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar ramai dikunjungi wisatawan. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pihak pengelola lokasi wisata menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat.

Setiap pengunjung yang datang diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu. Saat memasuki area loket tiket, para pengunjung juga dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Selain itu saat antre tiket, pengunjung juga diwajibkan menjaga jarak atau pshyical distancing.

“Para pengunjung yang datang juga diwajibkan memakai masker. Jika ada yang tidak memakai masker, maka kami akan mengingatkan secara sopan untuk memakai masker terlebih dahulu,” terang Ahsin Al Fatta, Dirut Pengembangan Bisnis wisata edukasi Kampung Coklat, Minggu (27/12/2020).

pasang iklan_rev3

Dan sesuai imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus covid-19, maka pihak pengelola wisata juga membatasi jumlah pengunjung yang datang. Selain itu di dalam area wisata juga disediakan sejumlah wastafel untuk mencuci tangan dan handuk sanitizer di beberapa titik.

“Untuk pengunjung kita batasi sekitar 2.000 sampai 2.500 orang kalau hari minggu. Tapi kalau hari Senin-Sabtu kita batasi 1.000 – 1.500 pengunjung. Dan kita juga sediakan petugas internal Tim Satgas Covid yang selalu mobiling (berkeliling) untuk mengingatkan para pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Kita juga mendukung upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” tambah Ahsin.

Wisata edukasi Kampung Coklat sendiri adalah tempat wisata yang pas dan cocok tak hanya untuk keluarga tapi juga semua kalangan. Karena di sini terdapat arena edukasi seperti pembibitan pohon kakao, pengolahan hasil panen kakao, arena bermain anak-anak hingga orang dewasa, aneka olahan makanan dan minuman cokelat.

“Konsep kita wisata edukasi. Di sini ada edukasi mulai pembibitan kakao, sampai pengolahan dan hasil buah kakao. Dan kita juga menyediakan wahana yang menarik bagi para pengunjung,” papar Ahsin.

Devi, salah seorang pengunjung mengaku, ia dan keluarga sengaja berlibur ke wisata Kampung Coklat karena tempat ini cocok untuk liburan tahun baru bersama teman-teman.

“Kami datang untuk berwisata sambil belajar mengetahui proses pembuatan cokelat. Maka saya datang bersama teman-teman untuk melihat langsung Kampung Coklat dan bagaimana caranya bikin makanan cokelat yang sering kita beli di toko-toko,” ungkap pelajar SMA 1 Ponggok ini. (mua)

No More Posts Available.

No more pages to load.