Melalui AOE2021, lanjut Azwar Anas, Apkasi menyiapkan ruang bagi daerah dalam memajang produk-produk unggulannya. Ia menekankan, “Kami dari Banyuwangi ingin terus bergerak dan menularkan ke kabupaten atau kota lainnya untuk semangat bangkit dan percaya diri. Kami saja dulu merupakan daerah yang tidak diperhitungkan, namun dengan semangat dan inovasi serta kinerja yang terus digerakkan, dari sebelumnya ranking 156 tingkat nasional, tahun ini dengan menggunakan 900 indikator penilaian oleh Kemendagri, Banyuwangi dinobatkan sebagai Kabupaten Berkinerja Terbaik. Semangat bergerak inilah yang ingin kami tularkan dan semoga bisa menginspirasi daerah-daerah lain untuk juga dapat segera bangkit bersama-sama.”
Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang menambahkan, kegiatan AOE2021 direncanakan akan digelar di Hall A dan B, Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, 7-9 Juli 2021.
“Tentu sesuai dengan anjuran pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, di setiap kegiatan pameran Apkasi Otonomi Expo akan diterapkan standar protokol kesehatan dengan disiplin tinggi sehingga even tersebut aman dan nyaman baik bagi pengunjung maupun peserta pameran. Mari kita manfaatkan momentum AOE2021 ini dengan sebaik-baiknya. Daerah bangkit, ekonomi terungkit, Indonesia Maju,” ujarnya bersemangat.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Potensi Daerah dan Bisnis Apkasi, Syaifudin Ch Kai mengatakan bahwa AOE2021, merupakan kali ke-15 Apkasi menggelar agenda kegiatan tahunan penyelenggaraan pameran sebagai bagian dari salah satu fungsi organisasi dalam memfasilitasi kepentingan 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia, khususnya dalam hal promosi potensi daerah.
“Kegiatan AOE2021 akan diisi dengan berbagai ragam kegiatan, seperti khusus bagi peserta pameran bisa mengikuti kegiatan business matching yang mempertemukan pemkab dengan calon buyer dan investor maupun ikut kegiatan workshop peningkatan kapasitas diri tanpa dipungut biaya. Sedangkan untuk pengunjung, sama seperti tahun-tahun sebelumnya tidak akan ditarik biaya masuk alias gratis. Para pengunjung ini nantinya bisa menikmati sajian berbagai performance seni musik maupun budaya dari berbagai daerah. Puncaknya adalah pemilihan Putri Otonomi Daerah yang tahun ini merupakan even ketiga kalinya,” katanya.
Syaifudin menambahkan, dalam rangka memotret semangat daerah untuk bangkit di masa pandemi, salah satu kegiatan AOE2021 akan diadakan lomba karya tulis khusus wartawan baik cetak maupun online di seluruh Indonesia.
“Dari karya tulis rekan-rekam media inilah kita akan bisa melihat perspektif yang lebih luas bagaimana daerah bisa bangkit di masa pandemi sekaligus bisa dijadikan inspirasi bagi daerah-daerah lainnya,” tukasnya. (erkoes)










