Launching AOE2021 Secara Virtual, Apkasi Ajak Daerah Bangkit dari Pandemi

oleh -
[Kiri-Kanan: Kepala Divisi Pengembangan Potensi Daerah dan Bisnis Apkasi, Syaifudin Ch Kai, Direktur Eksekutif, Sarman Simanjorang, Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas dan Kepala Divisi Humas Apkasi, Mirza Fichri saat launching Apkasi Otonomi Expo 2021 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (18/11/2020). (Foto: arahjatim.com/humas apkasi]

Banyuwangi, ArahJatim.com – Aktivitas hari ini di banyak negara, menunjukkan tren anjloknya produktivitas dan penurunan pendapatan. Covid-19 ini tidak ada text booknya, sehingga para kepala daerah harus belajar serius dalam menghadapi kenyataan ini karena tidak ada pelajaran sebelumnya.

Kini para bupati, selain dituntut untuk bisa menjaga masyarakatnya agar tetap sehat, di sisi lain harus bisa mendorong roda ekonomi agar terus bergerak maju dan diharapkan daerah ini bisa memberikan kontribusi dalam menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional yang minus 5% agar tidak bertambah parah lagi.

Demikian poin penting bagaimana daerah harus bisa bertahan di masa pandemi yang disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Abdullah Azwar Anas saat melaunching rencana kegiatan tahunan Apkasi Otonomi Expo (AOE), 7-9 Juli 2021, secara daring di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (18/11/2020).

“Apkasi Otonomi Expo yang akan digelar tahun depan ini merupakan skema optimis, seiring dengan distribusi vaksin yang akan mulai disebar dan dilakukan penyuntikan massal mulai awal tahun depan, sehingga pada saat pelaksaan ekspo mendatang kondisinya sudah kondusif,” terang Azwar Anas.

Bupati Banyuwangi ini mengakui bahwa hari ini memang bukan hari yang baik untuk membicarakan kegiatan di 2021, karena postur Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) di hampir semua daerah mulai dibatasi dan hampir pasti tren APBD-nya menurun, baik dari transfer pusat yang terimbas pendapatan nasional turun atau juga karena penerimaan asli daerah yang juga merosot cukup signifikan.

“Daerah-daerah yang mengandalkan jasa pariwisata memang mengalami dampak paling besar, namun kami percaya sektor pariwisata ini juga yang paling cepat untuk bangkit. Oleh karenanya, momentum Apkasi Otonomi Expo sangat baik dimanfaatkan oleh daerah sebagai etalase untuk memajang potensi komoditas unggulan, potensi wisata maupun peluang investasi kepada para buyer maupun investor baik dari dalam maupun luar negeri,” imbuh Azwar Anas.

Azwar Anas juga mengajak para bupati, di masa pandemi ini, untuk mencari terobosan-terobosan dalam mengangkat UMKM agar mereka bisa naik kelas.

“Potensi UMKM memiliki daya tahan dan daya bangkit paling cepat dibandingkan dengan skala industri yang tentu perlu waktu lebih lama untuk melewati masa krisis. Peran pemda di sini, bisa dimulai dengan membuat semacam pelatihan-pelatihan kepada para UMKM sehingga dari sektor inilah diharapkan bisa membuka lapangan kerja dan mengangkat banyak tenaga kerja dari kesulitan ekonomi,” ujar Anas.