Lanal Banyuwangi Gelar Lomba Perahu Layar Tradisional Lintas Jawa-Bali

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48617031327_5a28b231ac_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menggelar lomba perahu layar tradisional di Pantai Ketapang, Banyuwangi. Kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Lanal Banyuwangi ke-48 tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta perahu layar tradisional dari Jawa dan Bali serta Madura untuk memperebutkan piala bergilir Danlanal Banyuwangi, Minggu (25/8/2019) siang.

Dalam lomba yang memperebutkan piala bergengsi tersebut, para peserta beradu ketangkasan mengemudikan perahu tanpa mesin untuk menaklukkan kencangnya angin, ombak, dan gelombang tinggi selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Bali. Akibat membludaknya peserta lomba, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta untuk dibagi menjadi beberapa etape.

Lomba perahu layar tradisional yang hanya mengandalkan tiupan angin tersebut, peserta harus berlayar menyeberangi perairan Selat Bali sejauh sekitar 16 mil. Titik start dari pantai Ketapang menuju pantai Gilimanuk Bali, dan kembali finish di pantai Ketapang. Sedangkan waktu yang dibutuhkan oleh para peserta, mulai start hingga finish hanya sekitar 15 – 20 menit.

pasang iklan_rev3

“Tahun ini lebih sulit, karena faktor angin yang cukup kencang, gelombangnya juga tinggi. Jadi harus kerja keras mengendalikan arah layar perahu biar tidak tabrakan dengan perahu yang lain,” ujar Imam Syafi’i, salah satu nelayan peserta lomba.

Baca juga:

Menurut Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, diajaknya nelayan ikut serta dalam memperingati HUT Lanal Banyuwangi, karena nelayan adalah sahabat juga saudara TNI-AL. Mereka adalah ujung tombak informasi TNI-AL dalam menjaga laut dan perairan Indonesia.

“Ini kan masih dalam rangka HUT Lanal, rangkaian sebulan kemarin kita mulai bersih-bersih pantai dan laut, kemudian kawara-kawuri terus kegiatan lomba-lomba, sepak bola, bola voli dan bulu tangkis. Sekarang yang terakhir tinggal lomba perahu layar. Masyarakat Banyuwangi kan identik dengan maritim, nelayan. Jadi kita wadahi untuk melaksanakan lomba ini. Pesertanya membludak, mangkanya kita batasi 100. Kalau lebih dari 100 waktunya gak nutup,” kata Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal.

Danlanal menambahkan, selain peringatan HUT Lanal, kegiatan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi Lanal Banyuwangi dengan masyarakat nelayan Jawa-Bali guna mempererat tali persaudaraan dan pembinaan nelayan. Selain itu, bertepatan pada perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, para nelayan juga diajak untuk menumbuhkan rasa nasionalime.

Sementara itu, untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan saat berada di tengah laut, mengingat tiupan angin perairan Selat Bali cukup kencang dan gelombang laut tinggi, panitia menyiagakan sejumlah kapal cepat milik TNI-AL, Basarnas juga Polairud untuk mengawal para peserta lomba. Tim medis dari TNI-AL dengan berbagai peralatan juga disiagakan di lokasi kegiatan. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.