Khabar Gembira, Pendakian Gunung Semeru Segera Dibuka Lagi

oleh -
Petugas TNBTS bersamaTim SAR, relawan membuka jalur pendakian Kamis (29/3/18), yang sempat tertutup setelah ditutup selama tiga bulan. (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com – Setelah tiga bulan lamanya, jalur pendakian gunung Semeru ditutup, Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan membuka kembali pendakian sejak tanggal 4 April 2018 mendatang. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Balai Besar TNBTS saat melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak di Pondok Asri Lumajang Kamis (29/03/18).

“Karena menggunakan sistem booking online, jika tanggal 1 kita buka booking online nya maka tanggal 4 april 2018 baru pembukaan jalur,” papar Ir. John Kenedie, Kepala Balai Besar TNBTS kepada ArahJatim.com.

Meski begitu, pihaknya menjelaskan jika pendakian kali ini tak jauh berbeda dengan pendakian sebelumnya, hanya saja ia akan memperketat pemeriksaan kesehatan para calon pendaki untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat pendakian.

“Syaratnya masih sama, hanya saja khusus untuk persyaratan surat keterangan sehat harus H-1 sebelum pemberangkatan, tapi jangan khawatir mas, karena kita akan siapkan tenaga medis juga untuk memeriksa calon pendaki yang jauh,” tambahnya.

Sementara itu, batas pendakian masih di kali mati sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Pos Gunung Semeru.

“Untuk pendaki, kita rekomendasikan batasnya hanya sampai kali mati, karena aktivitas Gunung Semeru ini masih fluktuatif, khawatir terjadi korban jika sampai ke puncak,” jelas Liswanto, Petugas PVMBG Pos gunung Semeru.

Pengelola taman nasional menghimbau kepada seluruh pendaki untuk mentaati segala prosedur dan ketentuan yang ada, agar bisa meminimalisir kecelakaan dalam mendaki.

Sebelumnya, tim advan dari TNBTS telah melakukan survei dan pembersihan jalur pendakian ke puncak gunung api tertinggi di pulau jawa ini, sebab selama tiga bulan di tutup, disepanjang jalur ini terdapat sejumlah titik pohon tumbang. (rokhmad)