KH Said Aqil Siradj: BJ Habibie Sosok Kunci Reformasi Indonesia

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48727792441_30351ae5a2_b.jpg
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj mengatakan Habibie adalah sosok kunci dibukanya reformasi di Indonesia setelah masa orde baru. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Wafatnya Presiden Republik Indonesia ketiga BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu lalu, membuat semua pihak merasa kehilangan. Tak terkecuali Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj. Dalam kunjungannya ke Banyuwangi, pada pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) di Ponpes Nurut Taqwa Cemara, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Jumat (13/9/2019), KH Said Aqil Siradj mengungkapkan dukanya yang mendalam.

Di mata Said Aqil Siradj, Habibie adalah sosok ilmuwan yang sangat cerdas dan jenius, sehingga dunia internasional pun mengakui kehebatannya. Semasa hidupnya, Habibie telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan kecerdasan dan kemampuannya.

Selain itu, Habibie juga dinilai Said Aqil sebagai sosok demokratis yang telah menjadi kunci sukses dibukanya reformasi di Indonesia setelah masa orde baru. Said Aqil mengenang Habibie adalah sosok yang berani dan tegas.

Seperti diketahui di awal reformasi dulu, keputusan Habibie di masa transisi banyak menuai kritik, hingga caci maki dari berbagai pihak. Namun, dengan semangat dan tekad untuk mengubah nasib bangsa, Habibie tetap keukeuh menegakkan keputusannya termasuk kebijakannya terkait kebebasan pers.

“Almarhum itu sebagai kunci dibukanya reformasi di Indonesia setelah masa orde baru. Almarhum juga sebagai sosok yang sangat jenius dan sudah diakui oleh dunia. Pengakuan dunia atas temuan dan hasil karyanya juga berhasil mengangkat nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional,” kata Said saat ditemui wartawan di Ponpes Nurut Taqwa, Dusun Cemara, Desa Balak, Songgon.

Oleh karena itu, PBNU meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga NU untuk ikut mendoakan almarhum BJ Habibie agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Said Aqil juga mengingatkan kepada warga NU agar tetap menjadi warga yang nasionalis dan religus agar terhindar dari pengaruh radikalisme. (ful)