Tulungagung, Arahjatim.com – Wacana dinamika parpol dalam menyongsong pilkada Tulungagung 2024-2029, terus berkembang. Informasi terkini, katua DPC Partai Gerindra Tulungagung, H.Ahmad Bahrudin, telah mengambil formulir yang disiapkan Partai Nasdem Tulungagung, untuk persiapan jelang pilkada nantinya.
Pernyataan itu dikuatkan dengan informasi yang disampikan sekretaris partai Nasdem, sdr Tatang.Selain mengapresiasi banyaknya calon calon pemimpin yang mendaftar melalui partai Nasdem, terlebih pengambilan formulirnya melalui Nasdem Tulungagung.
” Alhamdulilah, ada sebelas nama yang telah mengambil formulir dari partai kami, jelang penjaringan pilkada Tulungagung, bulan Nofember mendatang. Adapun nama nama yang mengambil formulir itu, beragam, baik masyarakat, kader, maupun sejumlah ASN di kabupaten Tulungagung. Terkait nama nama yang sudah mengambil formulir itu adalah sebagai berikut.
- Danang Catur Budi Utomo
- Drs Santoso
- Agus Waluya
- dr. Kasil Rokhmad
- Ahmad Baharudin
- Adib M. Syarif/ Gus Sakti
- H.Maryoto Birowo
- Imam Sopingi.
- Didik Girnoto Yekti
- Budi Setyahadi
- Suad Subagyo /Sby.
Menyikapi wacana yang berkembang, terkait nama H.Ahmad Bahrudin yang juga saat ini menjabat sebagai ketua DPC Partai Gerindra , dan mengambil formulir. Hal itu tidak dibantah olehnya.
Seperti penjelasan ketua DPC Gerindra kepada Arahjatim.com, Sabtu, 11/5/2024, Laki laki yang juga ber Basick pengusaha itu, dengan santai mengakui hal itu.
” OOO itu to soal nama saya ada di Pantia penjaringanya partai Nasdem, benar. Ini Khan masalah politis, jadi apa yang sekarang sudah diketahui publis, itu benar. Karena ada di ranah politis, itu adalah wujud kongkrit seorang ketua DPC yang harus melakukan komunikasi dengan pihak manapun. Sekali lagi itu adalah bentuk komunikasi yang kami lakukan, agar nantinya kami tahu, siapa yang bisa diajak kerjasama dalam menyikapi kontestasi jelang pilkada Tulungagung, 2024- 2029 “, ungkapnya dengan nada santai.
Ketika ditanya lebih jauh, apakah ini bisa diartikan walau punya partai besar, dan nanti kalau komunikasi sudah terjalin lalu kadernya bisa digandeng partai yang menyediakan rekom, lalu hanya menjadi AG2, Bahrudin menjawab diplomatis.
” Kalau hal nantinya komposisi pada pilkada, kami selalu taat aturan partai DPD, soal baik AG1 maupun AG2 masih sangat dinamis. Jadi terkait saya mengambil formulir di Nasdem itu adalah langkah awal menjalin komunikasi, baik secara kepartaian, maupun sesama ketua partai di daerah, khusunya Tulungagung jelang pilkada 2024-2029 nanti. Waktu masih ada, proses juga masih panjang, maka kunci komunikasi bagi kami, adalah hal harus dilakukan. ( don1 ).











