Kedelai Mahal, IWO Pamekasan Bagikan Tahu Sutra dan Masker Gratis

oleh -
Sekretaris Pengurus Daerah IWO Pamekasan, Hendra HL, saat memberikan tahu sutra dan masker kepada salah seorang abang becak di depan Gedung Bakorwil 4 Pamekasan. (Foto: arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Melonjaknya harga kedelai dalam beberapa minggu terakhir ini, berdampak pada langkanya ketersediaan tahu dan tempe di pasaran.  Sudah barang tentu keadaan ini membuat masyarakat semakin kebingungan untuk mengkonsumsi olahan makanan kaya protein nabati tersebut. Padahal ketersediaan bahan makanan ini sangat didambakan masyarakat.

Meski secara ekonomis harga olahan kedelai seperti tahu dan tempe relatif terjangkau, namun dengan melambungnya harga bahan baku, ditambah menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi covid-19, jelas sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga.

Melihat kondisi itu, komunitas wartawan daring (online) yang tergabung dalam IWO Kabupaten Pamekasan tergerak untuk meringankan beban hidup masyarakat. Mereka berinisiatif membagikan secara gratis ratusan bungkus tahu sutra kepada para abang becak, Jumat (15/1/2021). Tak hanya tahu yang dibagikan, melainkan juga ada masker sebagai ajakan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kesadaran bermasker dan menjaga imunitas diri, harus digaungkan semua pihak termasuk media sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

“Kami memang sengaja menggelar kegiatan di seputaran Monumen Arek Lancor. Sebab, merupakan jalur utama para pengayuh becak yang biasanya mencari nafkah sejak pagi hingga petang selama masa pandemi,” ujar Dyah Heny, Ketua Umum IWO Kabupaten Pamekasan.

Kehadiran relawan yang turut membantu membagikan masker dan tahu sutra kepada para abang becak membuat kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar.

“Aksi sosial ini akan terus digelar sebagai wujud peran aktif insan media online dalam kemanusiaan dan kepedulian masyarakat. Selain menyuguhkan berbagai informasi pada masyarakat dalam bentuk pemberitaan, khususnya di Bumi Gerbang Salam. Tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang turut menyukseskan kegiatan ini,” pungkas Dyah.

Di sela-sela kegiatan ini, IWO Pamekasan juga tidak lupa mengingatkan dan mengimbau para abang becak untuk selalu menerapkan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan). (ndra)