Kecewa, Ratusan Mahasiswa Lakukan Ini Di Depan Gedung DPRD Bangkalan

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48799736157_7656e4b8ce_b.jpg
Kecewa lantaran tidak diizinkan masuk gedung untuk menyampaikan aspirasi di hadapan anggota dewan, ratusan mahasiswa membakar ban bekas di depan gedung DPRD Kabupaten Bangkalan, Kamis (26/9/2019). (Foto: arahjatim.com/fik)

Bangkalan, ArahJatim.com – Ratusan mahasiswa membakar ban bekas saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Bangkalan, Kamis (26/9/2019). Hal ini dipicu tindakan aparat kepolisian dan petugas keamanan kantor DPRD yang melarang mereka masuk untuk menyampaikan aspirasi di hadapan anggota dewan.

Sejak unjuk rasa dimulai pada pukul 10.00 wib pagi, mahasiswa terus berorasi menyuarakan aspirasinya dan menuntut agar DPR membatalkan dan menghapus RUU KUHP, UU KPK, serta mendesak penghapusan RUU kekerasan seksual, RUU pertanahan, dan setumpuk aturan lain yang dapat merugikan masyarakat.

Saking kecewanya, para demonstran bahkan sampai melontarkan kata-kata hujatan terhadap DPR, seperti “DPR adalah Dewan Penipu Rakyat”.

pasang iklan_rev3

Salah seorang korlap (koordinator lapangan) aksi unjuk rasa yang bernama Diana Rosida menegaskan, ia dan teman-teman mahasiswa yang lain masih akan terus menyuarakan aspirasinya jika memang demo kali ini tidak diindahkan.

“Jika DPRD Bangkalan masih acuh tak acuh, kami akan terus melakukan demo bersama teman-teman dan akan melakukannya dengan jumlah yang lebih besar lagi,” tegas mahasiswi asal Sidoarjo tersebut.

Hingga sore hari waktu setempat, para mahasiswa masih bertahan dan bersikukuh akan tetap melancarkan aksi unjuk rasa. Bahkan mereka sempat melakukan blokade di simpang tiga depan STKIP PGRI Bangkalan. (fik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.