Jumlah Pasien Corona Bertambah Setelah Sepasang Dokter Dinyatakan Positif

oleh -

Bangkan, Arahjatim.com – Setelah positifnya pasien asal Blega, kini dua orang dokter asal kecamatan Klampis dinyatakan positif terpapar virus corona (covid-19). Hal itu menambah daftar jumlah pasien positif corona di kabupaten Bangkalan menjadi 3 orang.

Sebelumnya, dokter tersebut dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid tes. Namun, dokter tersebut melakukan isolasi mandiri di rumahnya, Klampis.

Dugaan terkini, dokter itu terpapar covid-19 setelah ikut pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Kediri.

Ada enam peserta TKHI yang ikut, salah satunya Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan yang dinyatakan positif terpapar covid-19 dari hasil rapid tes, sedangkan yang lainnya dinyatakan negatif yaitu kepala KUA Bangkalan dan Staf Kemenag.

Setelah itu, dilakukan swab tes kepada dokter tersebut. Meski dibilang lamban dalam hasil swab tes, tetapi kepastiannya baru diketahui, Jumat (10/4/2020) sore.

“Hasilnya masih belum,” kata Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron saat konferensi pers siang tadi.

Namun, saat sore hari perubahan status berdasarkan peta sebaran covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Provinsi Jawa Timur menunjukkan hasil positif dengan ditandai warna merah.

“Iya, ada tambahan tadi dua orang lagi dinyatakan positif,” terang Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, Agus Zain saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Peta sebaran virus corona di Bangkalan mengalami peningkatan yaitu ada 3 pasien positif corona, 3 orang dalam pemantauan (PDP) dan 417 orang dalam pemantauan (ODP) serta 13.017 orang dengan resiko (ODR).

“Itu juga hasil dari update provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Menurtunya, hasil yang diumumkan oleh website resmi Pemerintah Jawa Timur (Jatim) berdasarkan hasil dari Laboratorium Litbangkes Jakarta, dua Orang Tanpa Gejala (OTG) asal Kecamatan Klampis itu dinyatakan positif terpapar Covid-19 dan hasil itu menambah Positif Covid-19 di Bangkalan menjadi 3 orang.

“Dua orang tersebut merupakan petugas medis di RSUD Syamrabu Bangkalan dan membuka praktek sendiri dirumahnya serta bekerja di RSU Lukas,” terang Agus Zain Humas Covid-19 Bangkalan.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bangkalan tersebut menambahkan bahwa nantinya Tim surveilance akan menindak lanjuti orang-orang yang pernah kontak langsung.

“Malam ini juga yang bersangkutan akan dilakukan penjemputan oleh tim medis RSUD Syamrabu untuk dilakukan isolasi,” tutup Agus.

Dengan hasil yang diumumkan oleh pemerintah, telah terdapat 3 pasien positif terjangkit covid 19 dalam hitungan dua hari.

(fat/rid)