Jelang Long Weekend Nataru, Kendaraan Mulai Padati Ketapang

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49251770606_0c168cf1a2_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Meski libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 belum tiba, namun suasana di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi sudah mulai dipadati kendaraan maupun penumpang. Truk mengangkut sembako ukuran sedang dan besar yang datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa tujuan Pulau Bali tampak memenuhi area parkir untuk mengantre sejak Jumat malam hingga Sabtu (21/12/2019) dini hari.

Para sopir truk memilih berangkat lebih awal ke Pulau Bali untuk menghindari macet panjang di pelabuhan yang dipastikan terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 nanti tiba. Area Pelabuhan, penyeberangan Ketapang juga sudah mulai dipadati kendaraan pribadi dari berbagai daerah ber-plat nomor Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Malang serta luar pulau Jawa yang akan menuju Bali untuk berlibur.

Mereka memilih berangkat malam menuju Bali untuk menghindari cuaca panas di siang hari.

“Ini mau ke Bali, liburan bareng keluarga. Sengaja berangkat lebih awal biar tidak terkena macet panjang. Enak berangkat malam begini, jadi enggak begitu panas kalau pas di kendaraan. Rencana sampai tahun baru nanti di Bali,” ujar Natasya, salah seorang pengemudi mobil yang akan berlibur di Bali.

Dari data produksi libur Natal dan Tahun Baru ASDP Ketapang, sejak tanggal 19 Desember 2019 hingga kini sudah tercatat lima ribu lebih kendaraan jenis mobil pribadi, bus, maupun truk yang menyeberang ke Pulau Bali. Kendaraan roda dua, masih belum mengalami lonjakan yang signifikan jumlahnya hanya mencapai 1.600-an kendaraan.

Sedangkan untuk penumpang pejalan kaki, tercatat sekitar 26 ribu orang yang telah diseberangkan menuju Pulau Bali.

“Sesuai data produksi sejak tanggal 19 Desember 2019, jumlah penumpang yang menuju Bali itu mengalami peningkatan sekitar 121 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 22 ribu orang saja. Sementara yang dari Gilimanuk, Bali tidak terjadi lonjakan yang signifikan, jumlah kendaraan maupun penumpang yang menyeberang masih normal,” kata General Manajer ASDP Ketapang, Fahmi Alweni.

Sementara itu, mengantisipasi lonjakan penumpang maupun kendaraan yang menuju Pulau Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Pihak ASDP menyiagakan 56 kapal dengan rincian 32 kapal beroperasi di setiap harinya, sedang sisanya adalah kapal cadangan.

“Khusus untuk kendaraan pribadi kami prediksi akan mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu. Sebab tahun ini libur Natal dan Tahun Baru juga dibarengi dengan libur sekolah,” pungkas Fahmi Alweni. (ful)