Kediri, ArahJatim.com – Jelang Imlek 2571 Umat Konghucu di Kota Kediri melakukan sembahyang siang sien atau menghantarkan arwah ke thian kong (tuhan). Usai sembahyang kemudian dilanjutkan dengan membersihkan puluhan patung dewa. Pembersihan patung dewa ini merupakan tradisi sebagai wujud penghormatan terhadap roh dewa.
Jemaah Konghucu di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri melakukan sembahyang siang sien, sembahyang ini untuk menghantarkan para arwah ke kahyangan menghadap thian kong atau tuhan. sembahyang siang sien ini dilakukan oleh puluhan umat konghucu dan pengurus kelenteng.
Usai acara sembahyang siang sien, para pengurus kelenteng kemudian melepas jubah patung-patung dewa-dewi untuk dibersihkan dan disucikan. Pembersihan ini dilakukan untuk menyambut perayaan hari raya Imlek 2571 yang akan jatuh pada tanggal 25 Januari 2020 mendatang.
Pemberisihan patung dewa dan dewi ini dilakukan karena dipercaya, para arwah dewa telah naik ke kahyangan sehingga patung-patung itu dalam keadaan kosong. Setelah bersih patung-patung dewa-dewi kembali disimpan.
Juru kunci Kelenteng Tjoe Hwie Kiong, Halim Prayoga mengatakan sembahyang dan pembersihan patung-patung dewa ini merupakan prosesi rutin sebelum datangnya tahun baru imlek.
“Umat Tionghwa berharap agar di tahun baru imlek nanti Negara Indonesia aman dan selalu diberi keberkahan, serta terhindar dari bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” ujar Halim Prayoga, humas kelenteng
Dari puluhan patung-patung dewa yang dibersihkan, ada salah satu patung dewa yang dituakan, yakni makco thian siang sing boo. Dan untuk pemasangan lampu lampion rencananya akan dilaksanakan minggu besok. (das)










