Pamekasan, ArahJatim.com – Terobosan program baru Satpas Polres Pamekasan mulai bergulir. inovasi pelayanan berupa coaching clinic, sebuah layanan unggulan Satpas Polres Pamekasan berupa pelatihan uji praktek bagi pemohon SIM yang gagal.
Layanan ini mulai digulirkan sejak Jumat (17/18/2020) pada saat melaksanakan ujian praktek, dengan syarat pemohon SIM mendaftarkan keikutsertaan kepada petugas saat selesai melaksanakan ujian praktek,
Baca Juga :
- Baru Pertama Diadakan, Kirab Budaya Sukses Hibur Masyarakat Pemekasan
- Pemkab Pamekasan Bantu Pemugaran Masjid Al-Muniri, Tentenan Timur
- Ajak Anak-Anak TK Menanam Pohon, Kapolres Pamekasan Ajarkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini
Selain itu, Satpas Polres Pamekasan memberikan pelayanan SIM delivery bagi pemohon SIM yang tidak memiliki waktu cukup. Petugas akan mengantar kartu SIM pemohon ke tempat tujuan (wilayah kota) setelah waktu pelayanan selesai.
“Pemohon SIM cukup mendaftarkan diri untuk memperoleh layanan ini kepada petugas di loket produksi,” ujar Kasat Lantas, AKP Didik Sugiarto.

Guna mendukung program pembangunan Zona Integritas Polres Pamekasan, Satpas Polres Pamekasan melaksanakan program BPS (Ball Picker Service) berupa pelayanan jemput bola, di mana masyarakat yang akan melaksanakan penerbitan SIM bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada stand BPS yang telah tersedia.
Keuntungan dari layanan ini adalah bisa memangkas jangka waktu penerbitan SIM di mana pemohon SIM telah mengisi terlebih dahulu formulir pendaftarannya dan membawa persyaratan lain pada saat melakukan verifikasi di kantor Satpas.
“Kami imbau kepada masyarakat agar dalam melaksanakan proses penerbitan SIM agar tidak mempercayakan kepada siapa saja yang menjanjikan sanggup membantu, apalagi sampai meminta sejumlah uang yang tidak sesuai dengan PNBP agar tidak dirugikan,” imbuh AKP Didik Sugiarto. (ndra)










