Inilah Jawaban Kapolda Jatim Soal Kasus Hate Speech Terhadap Ulama NU Pamekasan

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Pengusutan kasus hate speech terhadap Ketua PCNU Pamekasan masih dalam proses pendalaman. Hal itu dikatakan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam kunjungannya di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan di Jalan R. Abdul Azis nomor 95 Pamekasan, Rabu (21/10/2020).

“Kami berusaha sekuat tenaga dan secepatnya untuk menuntaskan (kasus tersebut), serta secepatnya menangkap pelaku. Karena ini kasus sosial media, tidak semudah yang kita bayangkan, harus melalui beberapa proses,” ujar Kapolda.

Kapolda meminta masyarakat Pamekasan tetap tenang dan lebih bersabar dalam menunggu informasi mengenai pengungkapan pemilik akun Facebook tersebut.

“Kami akan berupaya secepat mungkin dan setepat mungkin untuk segera menangkap pelaku ini. Semoga Pamekasan tetap aman dan kondusif,” harapnya.

Kunjungan Kapolda ini dalam rangka bersilaturahmi dengan pengurus PCNU Kabupaten Pamekasan. Kapolda beserta rombongan disambut jajaran Forkopimda Kabupaten Pamekasan, segenap pengurus PCNU Pamekasan, dan para ulama.

Kapolda berharap melalui silaturrahmi ini, sinergi antara Polri dan para ulama semakin erat untuk membangun negeri dan menjaga keamanan wilayah.

Dalam kunjungan ini, Kapolda dan rombongan juga menyerahkan bantuan sosial sebanyak satu ton beras dan 2.500 buah masker bagi keluarga NU Pamekasan.

“Bantuan masker ini kami berikan supaya masyarakat Pamekasan semakin disiplin memakai masker. Dengan begitu angka penularan Covid-19 bisa kita cegah agar semakin berkurang,” ungkap Kapolda.

Sementara itu, di saat yang sama kedatangan Kapolda Jatim di Pamekasan juga disambut aksi unjuk rasa warga Nahdliyin di pertigaan Jalan Kabupaten Pamekasan. Mereka membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan agar pelaku penghinaan terhadap ulama Pamekasan itu segera ditangkap. (ndra)