Pamekasan, ArahJatim.com – Beberapa hari terakhir ini dunia maya dihebohkan oleh video yang memperlihatkan seorang siswi SMA menangis kesakitan yang diduga karena patah tulang. Diterangkan, korban yang bernama Anggun Juwita terjatuh saat akan menempati kursi tempat duduknya. Salah seorang teman korban yang bernama Roni menarik kursi yang akan diduduki Anggun. Kejadian yang berlangsung di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pademawu, Selasa (3/9/2019) lalu itu membuat Anggun menangis dan menjerit-jerit kesakitan.
Akibat keterbatasan ekonomi, pihak keluarga tidak berani membawa Anggun ke rumah sakit. Orang tua Anggun hanya mengobatinya ke tukang pijat. Namun setelah dibujuk dan musyawarah, pihak keluarga akhirnya mengizinkan Anggun dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak sekolah memastikan akan menanggung semua biaya perawatan Anggun. Bahkan pihak sekolah, keluarga Anggun, kepala desa, dan keluarga Roni juga ikut mengantar Anggun untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RS Slamet Martodirdjo Pamekasan.
“Memang kejadian tersebut terjadi di sekolah ini. Kami dari pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, serta membawa Anggun untuk foto rontgen di RSUD Pamekasan dan hasilnya alhamdulillah tidak mengalami cedera yang cukup serius serta masih dirawat di RSUD Pamekasan dan semua biaya terhadap Anggun Juwita baik cek medis dan biaya semua perawatannya (ditanggung pihak sekolah),” tutur Mohammad Taufiqurrachman Amin, Kepala Sekolah SMAN 1 Pademawu.

Setelah hasil pemeriksaan keluar, Rumah Sakit memberi penjelasan yang sama dengan pernyataan sebelumnya, bahwa tidak terjadi patah tulang belakang seperti berita yang beredar sebelumnya.
Pihak Rumah Sakit menyarankan Anggun untuk beristirahat 1-2 hari kevdepan agar kondisinya bisa lebih cepat membaik. (Ndra).








