Tulungagung, Arahjatim.com – Ada yang menarik dalam pelaksanaan sidang paripurna DPRD masa sidang Mei 2022. Hal yang menjadi perhatian publik, dewan dalam masa reses, sengaja menginventarisir temuan temuan pada daerah pilihan ( dapil ), yang di kuasainya.
Dalam agenda sidang yang digelar Rabu 17/5/2022, sengaja mengagendakan tema besar, ” Rapat Paripurna DPRD Tulungagung- Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDÂ Tahun Anggaran 2021, Dan Persetujuan Bersama Dua ( 2 ) Ranperda Lainya “.
Dalam rangkaian rapat itu dewan juga sengaja memaparkan hasil reses masa sidang ke tiga, dari tanggal 8 sampai dengan 10 Mei yang dilakukan di lima darah pemilihan di kabupaten Tulungagung . Pembacaan hasil reses dewan itu dirangkum dan dibacakan legislator perempuan PBB, Riska.
Dalam catatan arahjatim.com dari kelima dapil, atensi masyarakat yang paling banyak adalah adanya infrastruktur yang rusak di bebrapa wilayah se Tulungagung. Kerusakan ruas jalan yang tidak segera mendapat perhatian pemerintah daerah, sangat direspon.
Seperti banyak diperbincangkan di Tulungagung dalam pekan pekan jelang hari raya idul Fitri 2022 ini , masyarakat merasa pemerintah belum hadir sepenuhnya terkait itu.
Untuk atensi berikutnya layanan kesejahteraan sosial, dan layanan kesehatan di Tulungagung, masih dirasa belum maksimal. Selain itu disusul keharusan pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan dalam mengurusi dan mengelola tempat tempat ibadah.
Menyikapi hal hal seperti itu, ketua DPRD Tulungagung Marsono S.sos dalam keteranaganya menyatakan itu adalah riil yang didapat ketika para legislator turun langsung ke konstituennya, dalam rangka menampung aspirasi yang berkembang secara dinamis.
Seperti yang pernah diperbincangka masyarakat, terkait banyaknya kerusakan infrastruktur, Bupati Tulungagung Maryoto BHIROWO kepada publik, pernah menyatakan , untuk persiapan hari raya, pemerintah daerah telah menyediakan dana sekitar 100 milyart rupiah untuk memperbaiki jalan jalan yang rusak,dan janjinya akan dituntaskan sebelum hari raya.
Fakta belum dikerjakanya proyek perbaikan itu sampai lebaran sudah berlalu, Bupati dalam keteranaganya usai hadir di sidang paripurna Rabu, 18/5/2022, menyatakan pengerjaan terhambat situasi musim, yang kadang hujan dan tidak bisa diprediksi. (dni)










