Gelombang Laut Selatan Banyuwangi Capai 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada

oleh -
oleh

Petugas BMKG menunjukan adanya gelombang tinggi di perairan sepanjang pesisir laut selatan Banyuwangi. (Foto: arahjatim.com/ful)Banyuwangi, ArahJatim.com – Cuaca buruk melanda berbagai wilayah di tanah air. Terkait hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini akan adanya gelombang tinggi di sepanjang pesisir laut selatan Banyuwangi, Senin (8/4/2019). Hingga sepekan ke depan, masyarakat utamanya nelayan diminta untuk mewaspadai adanya cuaca buruk dan gelombang tinggi yang mencapai 4 meter.

Menurut rilis resmi yang dikeluarkan BMKG pusat, gelombang laut selatan berpeluang sangat tinggi antara 2,5 meter hingga 4 meter. Tentunya kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan nelayan yang sedang mencari ikan di laut dengan menggunakan perahu kecil. Selain itu, nelayan diminta untuk tidak memaksakan melaut saat kondisi cuaca buruk.

pasang iklan_rev3

”Kita mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan yang ada di laut selatan Banyuwangi seperti Muncar, Pesanggaran, Siliragung dan sekitarnya untuk waspada. Peringatan dini ini dari BMKG pusat. Diprediksi bisa terjadi sampai sepekan ke depan,” jelas Dita Purnama Sari – Prakirawati BMKG Banyuwangi.

Dita juga menambahkan, tingginya gelombang di sepanjang laut selatan Pulau Jawa disebabkan adanya fenomena tropical cyclon wallace di Samudera Hindia atau barat laut benua Australia. Tidak hanya peningkatan tinggi gelombang, fenomena tersebut juga mengakibatkan meningkatnya kecepatan angin di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa.

“Iya, kecepatan anginnya otomatis mengikuti. Ada peningkatan juga sampai sepekan ke depan. Masyarakat kami minta untuk mewaspadai ini, utamanya saat melaut,” tambah Dita lagi.

Dilatarbelakangi sebuah kapal feri, perahu nelayan berlayar di perairan Selat Bali. (Foto: arahjatim.com/ful)

Meski gelombang tinggi berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan, BMKG Banyuwangi menyebut, jalur pelayaran kapal feri di Selat Bali terpantau aman bagi pelayaran. Peringatan dini gelombang tinggi ini hanya berlaku untuk perairan Selat Bali yang ada di wilayah Banyuwangi selatan.

”Untuk jalur pelayaran kapal feri di Selat Bali masih relatif aman. Namun demikian BMKG tetap mengimbau kepada seluruh operator pelayaran tetap waspada adanya perubahan cuaca. Sebab kondisi cuaca bisa saja sewaktu-waktu berubah. Peringatan dini gelombang tinggi hanya berlaku di sepanjang laut selatan Pulau Jawa, termasuk Banyuwangi,” pungkas Dita. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.