
Banyuwangi, ArahJatim.com – Seminggu menjelang perhelatan pemilu 17 April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menggelar acara sholawat dan doa bersama di lapangan barat Stadion Diponegoro, Selasa (9/4/2019) malam. Acara yang dihadiri oleh ribuan pemilih pemula tersebut, dikemas dengan sholawat bersama yang bertajuk “Amalkan Sholawat, Fitrahkan Jiwa, Sukseskan Pemilu 2019″.
Dengan mendatangkan group musik sholawat Syubbanul Muslimin dari Pondok Pesantren Nurul Qodim, Probolinggo, acara tersebut berlangsung meriah. Lantunan sholawat dipanjatkan oleh ribuan santriwan santriwati yang hadir dari berbagai Pondok Pesantren di Banyuwangi dengan harapan pemilu 2019 mendatang berjalan aman dan damai.
Baca juga : Islam Tidak Perintahkan Umatnya Untuk Laksanakan bunuh diri
Dalam kesempatan tersebut, ketua KPU Banyuwangi melakukan sosialisasi, bahwa pada pemilu serentak 17 April mendatang, para pemilih akan menemui lima jenis kertas surat suara. Bukan hanya pemilihan presiden saja, akan tetapi masyarakat akan melakukan pemilihan langsung calon-calon legislatif yang dilakukan secara bersamaan saat pemilu 2019 nanti.

”Tidak hanya surat suara presiden. Saat pemilu nanti juga ada pemilihan DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Maka dari itu, bagi yang sudah memiliki hak pilih jangan lupa untuk datang ke TPS. Lewat sholawat ini, mudah-mudahan keberkahan akan didapat oleh Banyuwangi dan akan muncul pemimpin-pemimpin yang amanah bagi rakyatnya,” kata Ketua KPU Banyuwangi, Samsul Arifin.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas juga mengajak para generasi milenial untuk datang ke TPS saat pemilu mendatang. Anak muda menurut Anas, adalah penentu arah demokrasi Indonesia di masa depan. Jumlah pemilih muda yang signifikan, tentunya akan memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini.

”Dari data KPU, 51 juta pemilih adalah kategori milenial. Maka dari itu kita mudah-mudahan datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihanya, dan sekaligus ikut mensukseskan pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang,” kata Anas dalam sambutannya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga mengajak para santri ikut serta mengawal jalannya pemilu agar tercipta pemilu yang damai. (ful)










