Kediri, ArahJatim.com – Manajemen Persik Kediri bergerak cepat dalam melakukan evaluasi tim menjelang musim baru. Tim kebanggaan warga Kota Tahu, Macan Putih, secara resmi mengumumkan pembongkaran lini skuadnya dengan melepas dua pilar penting mereka, yakni gelandang lokal Syahrian Abimanyu dan striker asing asal Brasil, Rodrigo Dias.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penyegaran tim guna menatap kompetisi ke depan dengan target yang lebih tinggi.
Syahrian Abimanyu: Perpisahan Hangat Sang Jenderal Visioner
Kebersamaan Syahrian Abimanyu dengan Persik Kediri ternyata harus berjalan singkat. Didatangkan dari Persija Jakarta pada awal musim lalu untuk memperkuat poros tengah, pemain yang identik dengan nomor punggung 17 ini kini resmi berpisah dengan publik Stadion Brawijaya.
Sepanjang bergulirnya kompetisi Super League 2025/2026, Abimanyu tercatat telah tampil sebanyak 11 kali. Pemain yang akrab disapa Abi ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang fleksibel, kerap diandalkan untuk mengawal kedalaman skuad baik sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan.
Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas profesionalisme yang ditunjukkan oleh Abi selama berseragam ungu khas Macan Putih.
”Syahrian Abimanyu merupakan sosok pemain yang visioner. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras yang diperlihatkan Syahrian Abimanyu selama ini,” ungkap Rachmad.
Pihak manajemen pun mendoakan agar gelandang enerjik ini bisa terus mengasah kualitas dan pengalamannya di klub barunya nanti. “Semoga performanya selalu bertumbuh dan berkembang lebih baik lagi,” pungkasnya hangat.
Evaluasi Lini Serang: Akhir Cerita Rodrigo Dias Tanpa Gol
Selain Abimanyu, evaluasi besar-besaran juga menyentuh sektor juru gedor. Persik Kediri memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan striker jangkung asal Brasil, Rodrigo Dias.
Pemain berusia 32 tahun dengan tinggi badan 190 cm ini sejatinya didatangkan pada bursa transfer paruh musim lalu. Kehadirannya saat itu diharapkan mampu menjadi solusi instan bagi ketajaman lini serang Persik, mengingat rekam jejaknya yang kaya pengalaman di berbagai liga Asia, termasuk sempat mencicipi atmosfer Liga Thailand bersama PT Prachuap FC.
Namun, ekspektasi terkadang tidak sejalan dengan realita di lapangan hijau. Dipercaya menjadi salah satu opsi utama di ujung tombak dan kerap dimainkan sebagai penyerang tengah, Rodrigo Dias mencatatkan 15 kali penampilan tanpa sekalipun berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan.
Kendati produktivitasnya mandek, manajemen Persik Kediri tetap menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap komitmen dan etos kerja sang striker selama berada di Kediri.
”Kami berterima kasih atas kontribusi besar dan dedikasi tinggi yang diperlihatkan Rodrigo Dias selama berkostum Persik Kediri,” tutur Rachmad Tri Kuncara menghargai perjuangan sang pemain.
Menatap Musim Baru dengan Wajah Segar
Kehilangan dua pemain dengan nama besar tentu menjadi sinyal bahwa manajemen Persik Kediri sedang mempersiapkan kejutan besar di bursa transfer kali ini.
Dengan lowongnya posisi di lini tengah dan satu slot penyerang utama, menarik untuk dinantikan siapakah sosok pengganti yang akan didatangkan manajemen Macan Putih demi memuaskan dahaga kemenangan para Persikmania di musim depan. (das)











