Gara Gara Dinding Jebol, Akhirnya Status Bangunan Graha Mandiri , Dikomplek RSUD Dokter Iskak Ketahuan Statusnya

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Sudah banyak di ketahui masyarakat, status membanggakan yang di sematkan pada Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD )dokter Iskak Tulungagung. Rumah Sakit milik pemerintah itu, sudah diakui, sebagai rumah sakit kelas dunia. Dari situ, rasa bangga masyarakat Tulungagung mulai muncul.

Rumah sakit yang mendapat apresiasi dunia itu, terus dinamis memberikan layanan kepada masyarakat. Hal ini tentunya juga ditunjang oleh management, yang secara terus menerus melakukan inovasi, termasuk membangun sarana dan prasarana. Dari hal itu, masyarakat seakan diyakinkan untuk terus mengapresiasi guna kesempurnaan layanan, kepada masyarakat sebagai RSUD yang moderent.

Nampaknya apa yang tergambar, dari luar, terkait RSUD dokter Iskak Tulungagung, tidak seperti yang ditemukan oleh warga Tulungagung, yang sedang sakit, dan harus menempati salah satu gedung perawatan yang lebih berkelas, yang diberi nama perawatan di salah satu ruang di gedung Graha Mandiri.

pasang iklan_rev3

HS, 54 tahun , seorang warga kelurahan Tertek kecamatan kota Tulungagung, yang kebetulan sedang menjaga salah satu keluarganya yang sedang dirawat di Graha Mandiri, mengaku kaget dengan realitas tembok penyekat , yang ternyata tidak dibuat seperti tembok permanen dari paduan bata dan semen . Tembok itu ternyata jebol. Dan kondisi ini tidak hanya terjadi di satu titik. Hampir semua , kondisinya sama, tidak dibuat dari campuran untuk tembok pada umumnya.

Kondisi itu terus di abadikan oleh HS, dan dipertanyakan, bagaimana dinding ruang di Graha Mandiri tersebut. Dirinya heran, masa gedung semegah itu, dengan sewa ruang perawatanya tidak murah, temboknya kok jebol jebol, dan ternyata bahan temboknya , seperti jenis foam, yang di cat, seperti tembok beneran.

” Setelah saya tahu jebol, ketika lapisan luar saya ” kupas”, isinya seperti bahan foam. Apa Ndak bahaya ta ? ” kelakarnya , sambil menunjukkan beberapa rekaman gambar, yang sempat diabadikanya.

Ketika tim beberapa media ,Selasa, 31/ 10/2023, mencoba melakukan klarifikasi terkait bahan tembok penyekat di ruang Graha Mandiri RSUD dokter Iskak, yang ternya terbuat dari bahan sejenis Foam, yang dilapisi bahan luar dan didesain semirip tembok permanen, Humas RSUD dokter Iskak, M.Rifa’i memberi jawapan, yang akhirnya, justru membuka tabir sebenarnya , status Graha Mandiri. Gedung megah yang masih dalam satu lokasi dengan RSUD itu, beda dengan status RSUD dokter Iskak, yang menjadi milik Pemkab Tulungagung.

” Jadi begini, khusus Graha Mandiri, itu adalah gedung lima lantai,yang dibangun oleh RSUD dokter Iskak, melalui dana anggaran dari pendapatan rumah sakit, menggunakan dana fungsional. Gedung itu tidak menggunakan APBD atau APBN. Jadi intinya,gedung itu, kalau ada yang rusak ya tinggal diperbaiki, tidak ada pelanggaran, terkait menyinggung kesalahan dalam penggunaan anggaran negara” kata Mas Haji Rifa’i, panggilan akrap humas RSUD dokter Iskak.

Bahkan ditambahkan, ketika ditanyakan kalau demikian status Graha Mandiri ? Dijawapnya management nya beda dengan RSUD dokter Iskak sebagai Rumah sakit milik pemerintah daerah kabupaten Tulungagung.

Dengan penjelasan yang diperoleh media, justru HS yang pernah menyampikan temuan “tembok jebol” menjadi tambah bertanya. Menurutnya, gedung Graha Mandiri itu, jelas memanipulasi masyarakat, yang seakan akan menjadi bagian dari RSUD, padahal itu pola usaha dan ajang bisnis yang dilakukan RSUD dengan cara menjual kepada masyarakat, termasuk fasilitas dan harga sewa jauh lebih mahal perharinya . Masyarakat, tahunya, Graha Mandiri itu adalah bagian dari fasilitas RSUD dokter Iskak, dengan fasilitas lebih. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.