Surabaya, ArahJatim.com – Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Ciputra (UC) resmi menjalin kemitraan strategis dengan J&T Express. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung hari Kamis, 11 September 2025, ini menjadi babak baru bagi kedua belah pihak dalam kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka banyak peluang emas bagi mahasiswa, mulai dari program magang, riset terapan, hingga kuliah tamu yang menghadirkan langsung para praktisi industri.
Peran Komunikasi di Industri Logistik Global
Acara penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari pembukaan semester ganjil 2025/2026, yang juga dirangkai dengan stadium generale bertema “Strategi Komunikasi dan Inovasi Layanan Digital di Industri Jasa: J&T Express.” Hadir sebagai pembicara utama, Denny Lym, General Manager J&T Express, memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya komunikasi di balik bisnis logistik berskala internasional.
Dalam paparannya, Denny Lym menekankan bahwa komunikasi bukan sekadar alat bantu, melainkan fondasi utama dalam mengelola bisnis yang kompleks dan dinamis. Dengan kehadiran di 13 negara dan lebih dari 18.000 karyawan di seluruh Indonesia, tantangan koordinasi, konsistensi pesan, dan adaptasi terhadap perubahan menjadi sangat krusial.
”Di tengah persaingan ketat, kami tidak hanya bergantung pada kecepatan pengiriman, tetapi juga pada bagaimana kami menyampaikan pesan, membangun kepercayaan pelanggan, dan menjaga semangat tim,” jelas Denny.
Menurutnya, inovasi digital seperti pelacakan real-time, chatbot, dan aplikasi mobile tidak akan berdampak signifikan tanpa strategi komunikasi yang kuat dan konsisten.
Lulusan Komunikasi Diharapkan Siap Hadapi Tantangan Digital
Denny Lym juga menyoroti peran vital lulusan Ilmu Komunikasi di era digital. Ia menyebutkan bahwa keahlian komunikasi kini dibutuhkan di hampir semua lini industri, dari pengembangan konten hingga manajemen internal.
”Jurusan Ilmu Komunikasi itu sangat fleksibel dan relevan. Tantangannya adalah bagaimana mahasiswa bisa menyiapkan diri sejak kuliah, dengan proyek nyata dan pengalaman lapangan,” tuturnya. Ia pun mengapresiasi pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan oleh Prodi Ilkom UC.
Acara ini disambut antusias oleh seluruh mahasiswa FIKOM UC, yang tidak hanya mendapatkan wawasan industri secara langsung, tetapi juga melihat bagaimana teori komunikasi yang mereka pelajari di bangku kuliah benar-benar diperlukan dalam praktik bisnis sehari-hari.










