Fashion Show Ala Lapas Banyuwangi Layaknya Model Profesional

oleh -
oleh
Seluruh peserta fashion show bersama Kasi Lapas dan owner Kadek Modeling School naik di atas panggung foto bersama. (Foto: ArahJatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Banyuwangi menggelar acara Fashion Show Kamis (11/4/2019) siang. Ajang yang baru pertama digelar tersebut diikuti puluhan warga binaan lapas baik laki-laki, maupun perempuan.

Aula lapas disulap sedemikian rupa menjadi sebuah catwalk megah. Meski bukan seorang model, para peserta tampil percaya diri berlenggak-lenggok di atas catwalk bak seorang model professional.

Sehingga, tampilan mereka sangat menghibur penonton dari kalangan warga binaan, maupun petugas Lapas. Bak seorang model professional, peserta fashion show tampil anggun dengan balutan busana hasil karya warga binaan lapas. Mereka tampak percaya diri mengekspresikan kemampuan berlenggak-lenggok di atas catwalk.

pasang iklan_rev3

Salah satu peserta yang menjadi juara lomba fashion show mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan positif tersebut. Menurutnya, ajang fashion show benar-benar bisa menjadi tempat untuk menyalurkan bakat modeling yang ia miliki.

”Senang sekali dan tidak nyangka bisa menjadi juara di fashion show kali ini. Tidak ada persiapan khusus sih, paling hanya dua hari latihan berjalan di atas catwalk. Acara seperti ini benar-benar menjadi wadah pengembangan bakat warga binaan seperti saya ini. Buat teman-teman binaan lapas lainnya, ayo tetap semangat tunjukkan kreatifitasmu meski kita sedang di dalam penjara,” ujar Oky Dias Larasati, salah satu peserta lomba fashion show.

Tidak tanggung-tanggung, lomba fashion show juga menghadirkan juri dari modeling school professional, yakni, Kadek Modeling School Banyuwangi. Diharapkan, dengan lomba fashion show, warga binaan bisa lebih percaya diri lagi setelah keluar dari lapas, mereka juga diharapkan akan membawa bekal positif setelah bebas nanti.

Baca Juga :

”Kursus modeling yang kita berikan diharapkan bisa menjadi bekal bagi para napi saat keluar dari lapas nanti. Bekal ini bisa ditunjukkan kepada keluarga atau kerabatnya nanti saat keluar penjara. Ini juga bukti bahwa meski di dalam lapas mereka bisa berkespresi menyalurkan nakan dan kemampuanya di depan orang banyak,” kata Ida Ayu Kadek Tirtawatu, owner Kadek Modeling School.

Rangkaian peringatan hari bakti pemasyarakatan di lapas Banyuwangi tidak hanya menggelar lomba fashion saja. Untuk menambah suasana lebih meriah juga digelar lomba joget dangdut. Tanpa canggung mereka berjoget di atas panggung mengikuti irama musik.

”Ini termasuk pembinaan kami kepada warga lapas. Kami berharap, peserta yang mengikuti fashion bisa menjadi seorang pribadi yang percaya diri. Ini bisa menjadi bekal bahwa meski mereka telah menjalani hukuman di penjara tapi tidak akan membuat minder warga binaan saat bebas dan berbaur dengan masyarakat nantinya,” pungkas Kasi Pembinaan Lapas Kelas II B Banyuwangi, Sunaryo. (ful)

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.