Empat Kasus Baru Genapkan Kasus Covid-19 di Banyuwangi Jadi 96 Kasus

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Banyuwangi kini menjadi 96 kasus setelah ada penambahan empat kasus baru. Bersamaan itu, dua pasien konfirmasi juga dinyatakan telah sembuh. 

“Sehingga pada hari ini, tercatat dari 96 kasus covid, ada 63 pasien dinyatakan sembuh. Dalam perawatan 30 orang, dan tiga meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Jumat (14/8/2020).

Dua pasien yang dinyatakan sembuh adalah Pasien-48 dan Pasien-49. 

Rio, sapaan akrab Widji Lestarino, mengungkapkan bahwa sebagian pasien yang hari ini dinyatakan positif covid merupakan hasil tracing dari kontak erat pasien konfirmasi sebelumnya. Sedangkan sebagian lagi memiliki riwayat bepergian ke luar kota hingga terindikasi adanya penularan lokal. 

“Karenanya kami terus mengimbau pentingnya penerapan protokol kesehatan baik saat di rumah, maupun saat beraktivitas di luar rumah. Ini penting dilakukan untuk mencegah transmisi lokal covid,” imbuh Rio.

Rio lalu merinci pasien konfirmasi terbaru tersebut. Dari empat orang tersebut, dua orang diketahui merupakan kontak erat pasien konfirmasi covid sebelumnya. 

“Satu orang remaja (15) yang terkonfirmasi sebagai Pasien-93, merupakan kontak erat dari Pasien-83. Pasien ini tidak menunjukkan gejala klinis atau termasuk OTG.  Sementara Pasien-94 (26) merupakan kontak erat salah satu kasus positif. Pasien ini bergejala ringan seperti batuk dan pilek. Keduanya sudah dalam penanganan petugas kesehatan,” ” jelas Rio. 

Sementara itu pasien konfirmasi 95 merupakan seorang pria (66) asal Rogojampi. Aktivitasnya sehari-hari adalah di rumah, masjid dan sawah. Pasien ini awalnya mengalami gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan dan mual. 

“Pasien ini menjadi warning bagi kita semua, bahwa siapa pun sangat mungkin terinfeksi covid. Transmisi lokal sangat mungkin terjadi. Inilah mengapa kita semua harus selalu berupaya melindungi diri sendiri sekaligus orang lain dengan memakai masker dengan benar, dari hidung sampai dagu tertutup. Menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin. Karena virus ini sangat bisa kita hindari apabila mau disiplin terhadap protokol yang ada,” ujar Rio. 

Selanjutnya, pasien konfirmasi 96 merupakan perempuan (44) asal Kecamatan Giri yang berprofesi sebagai pengusaha. Pasien ini diketahui memiliki riwayat mobilitas yang tinggi, juga sempat melakukan pertemuan dengan relasi usaha dari Surabaya.

“Yang bersangkutan menunjukkan gejala yang tidak ringan. Ada demam, batuk, mual, hingga keluhan sesak. Lalu diambil swab, dan hasilnya positif. Saat ini sudah dirawat di RSUD Blambangan,” kata Rio. (adv.hmsbwi/ful)