Dihadapan Sidang Paripurna DPRD, Bupati akui 2021 IPM dan Tingkat Kemiskinan di Tulungagung Masih Aman

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Secara lugas Bupati Tulungagung telah membeberkan beberapa indikator kinerja utama realisasi pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah dilaksanakannya selama 2021.

Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna penyerahan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2021 di ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung, Rabu ,23/3/2022 kemarin.

Menurut Bupati, dalam pidato laporanya, disampikan secara gamblang, terkait data kinerja 2021. Ada beberapa indikator yang disampaikan secara runtut.

pasang iklan_rev3

” Indikator pertama dari pelaksanaan program dan kegiatan selama  2021 adalah indeks pembangunan manusia (IPM). Pada 2020 lalu, IPM sebesar 73,00 dan 2021 menjadi sebesar 73,15 atau meningkat sebesar 0,15. Indikator kedua adalah pertumbuhan ekonomi, di mana sebagai dampak adanya pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi secara nasional mengalami kontraksi. Untuk Indikator ketiga adalah tingkat kemiskinan 2020 sebesar 7,33 persen naik di 2021 menjadi 7,51 persen.
Indikator keempat adalah Persentase Desa yang Mendapatkan Layanan Infrastruktur Dasar Berkualitas yang mencakup akses jalan, air minum, sanitasi, perumahan dan persampahan. 2020 persentasenya sebesar 43,54 persen dan meningkat menjadi 52,40 persen di 2021 “, ungkap Bupati.

Dilengkapi data yang sedikit masih membanggakan, angka kemiskinan di Tulungagung masih berada di bawah Angka Kemiskinan Nasional yaitu 9,71 persen dan Provinsi Jawa Timur .(dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.