Digelar Malam Hari, Gerak Jalan Tradisional Palapa Diikuti Ratusan Peserta

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49038623948_b22f65f0a5_b.jpg

Pamekasan, ArahJatim.com – Lomba gerak jalan tradisional Palapa (Pamekasan – Larangan – Pamekasan) kembali digelar untuk ketujuh kalinya, Jumat (9/11/2019) malam. Lomba tahunan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-489.

Lomba gerak jalan yang menempuh jarak 20,6 KM ini diikuti 50 regu putra, 6 regu putri, 105 perorangan putra dan 35 orang perorangan putri, dengan total peserta sebanyak 700 orang.

Dengan titik start di area Monumen Arek Lancor, para peserta melintasi rute Jalan Jokotole, Jalan Raya Konang, Galis, Larangan, lalu kembali menuju Kota Pamekasan melalui Jalan Raya Sumenep, ke Jalan Bonorogo,  Jalan Stadion, lalu Jalan Kesehatan dan tiba kembali di garis finish di area Monumen Arek Lancor.

Dilepas secara langsung oleh Sekda Pamekasan Ir. Totok Hartono, MA, lomba gerak jalan  Palapa ini juga untuk mengenang masa peluncuran Satelit Palapa. Yang pada waktu itu menjadi satelit pemersatu jaringan komunikasi seluruh wilayah Indonesia. Turut hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, pimpinan OPD (organisasi pimpinan daeah), Kepala Bakorwil Pamekasan, dan Ketua KONI Kabupaten Pamekasan.

Saat membacakan sambutan Bupati Pamekasan, Totok Hartono menyatakan, gerak jalan Palapa kali ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-489 Kabupaten Pamekasan.

“Saya berharap kegiatan gerak jalan tradisional ini menjadi suatu promosi sosial kepada masyarakat, bahwa meskipun kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari tidak mengganggu para pengguna jalan lain. Serta kita dapat mempromosikan pakaian budaya lokal yang dikarenakan tidak ada syarat dan ketentuan pakaian dalam lomba Palapa tersebut,” kata Sekda Pamekasan, Totok Hartono.

Masyatakat Pamekasan cukup antusias menyaksikan lomba ini meskipun acara tersebut dilaksanakan pada malam hari. Sebagian masyarakat bahkan rela menyaksikan acara hingga usai. Mereka rela melihat peserta mencapai garis finish menjelang pagi hari. (adv.ndra)