Banyuwangi, ArahJatim.com – Warga di wilayah kota Kecamatan Genteng, Banyuwangi sempat dibuat panik oleh laju kendaraan Bus Borobudur yang tidak terkendali, Senin (5/8/2019) petang. Bus sarat muatan tersebut diduga mengalami rem blong sejak berada di jalan raya Desa Sumber Wadung.
Setelah melaju beberapa kilometer tanpa rem, bus akhirnya berhenti di lampu merah Desa Stail, Kecamatan Genteng usai menabrak beberapa kendaraan yang ada di depannya. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya saja, beberapa pengendara motor mengalami luka ringan.
Dari informasi warga, peristiwa naas terjadi sekitar pukul 17.00, Senin petang. Saat itu, bus Borobudur melaju dari arah Jember menuju, Banyuwangi. Usai menurunkan beberapa penumpang di wilayah Desa Sumber Wadung, bus kembali melanjutkan perjalanan.
Di saat bus melaju dengan kecepatan tingggi, tiba-tiba rem kendaraan tidak berfungsi. Sopir yang diketahui bernama Mohamad Eka Saelendra, tetap mencoba tenang menghadapi situasi, dengan terus membunyikan klakson sambil terus berusaha mengendalikan kendaraannya agar tidak menabrak kendaraan lain di depannya.
Namun naas, sesampainya di lampu merah Desa Stail, K.
ecamatan Genteng, yang saat itu kondisi lalu lintas sedang ramai, bus dengan nomor polisi N-7182-UD akhirnya nyeruduk kendaraan yang ada di depannya hingga membuat bus bermuatan 15 penumpang berhenti.
Baca juga:
- Adu Banteng Truk vs Pikap, Sopir Pikap Tewas Di Tempat.
- Tabrak Truk Parkir, Avanza Pemudik Remuk, Penumpang Selamat.
- Tabrakan Truk Bermuatan Beras vs Sepeda Motor, 1 Tewas.
Sebuah mobil pikap, dan sepeda motor serta dua truk di depannya menjadi korban bus yang diduga mengalami rem blong. Mobil pikap yang ditabrak mengalami rusak di bagian depan lantaran menabrak bangunan di pinggir jalan. Sedang truk tangki mengalami pecah kaca depannya akibat benturan yang sangat keras.
”Tiba-tiba ngeblong begitu saja, rem tidak berfungsi saat di pertigaan di daerah Wadung sana. Sempat takut dan panik tadi, tapi saya mencoba tenang untuk menguasai kendaraan. Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Semua selamat meski ada kerusakan. Saya secara pribadi memohon maaf atas kejadian ini, ini musibah diluar prediksi saya,” ujar Mohamad Eka Saelendra, sopir bus Borobudur.
Sementara itu, pihak Satlantas Polsek Genteng mengimbau kepada seluruh pengendara utamanya sopir angkutan umum untuk memeriksa kesiapan dari kendaraannya sebelum membawa penumpang agar tak menimbulkan kecelakaan.
Untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan, bus untuk sementara waktu diamankan di unit Laka Lantas Mapolsek Genteng, guna dilakukan pemeriksaan termasuk sang sopir. (ful)










