Cetak SDM Unggul, Baddrut Tamam Bagikan Belasan Beasiswa Akpol

oleh -
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menjawab pertanyaan awak media. (Foto: arahjatim.com/adv-ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali meluncurkan beasiswa untuk pendidikan di perguruan tinggi kedinasan. Sebelumnya Pemkab memberikan beasiswa untuk belajar difakultas kedokteran, dan kini bagi pelajar berprestasi di bumi Gerbang Salam difasilitasi untuk bersekolah di Akademi Kepolisian (Akpol).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, pihak Pemkab telah bekerja sama dengan Akpol untuk memberikan peluang atau kesempatan kepada anak-anak di daerah yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya di Akpol.

“Pihak Polri sudah memberikan peluang kepada kita. Siapa anak-anak desa dari pesantren yang mau mendaftar di Akpol sudah kita bisa daftarkan. Tetapi standarnya tetap standar Akpol, standar kepolisian tanpa pengecualian,” tegasnya, Senin (12/4/2021).

Beasiswa pendidikan ini merupakan upaya Pemkab menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk masa depan Pamekasan. Tantangan menghadapi masa depan dengankemajuan yang pesat menjadi tugas pemerintah dan masyarakat secara umum untuk menyiapkannya.

“Anak-anak desa yang cerdas serta ulet yang tidak memiliki ekonomi cukup untuk melanjutkan pendidikan kedinasan, saat ini sudah mendapat fasilitas dari pemerintah daerah. Beasiswa tersebut diberikan bukan hanya biaya kuliah, melainkan juga biaya hidup selama menempuh pendidikan. Karena saya berpikir begini, perwajahan Pamekasan dan Indonesia 10-20 tahun lagi tergantung padapemudanya saat ini. Jika pemudanya hebat, maka Pamekasan akan hebat,” ujarnya.

Pihaknya akan memberikan beasiswa bagi mereka yang baru lulus sekolah dengan jumlah 15 orang, Beasiswa diperuntukkan bagi siswa yang sekarang kelas III SLTA.

“Untuk sekarang kita mau daftarkan 15 orang. Artinya yang akan kita fasilitasi setelah seleksi dan akan kita kerja samakan. Akan tetapi yang 15 orang itu bukan standar pemkab, namun standar Polri,” urai Tamam.

Bupati berharap, banyak anak-anak Pamekasan bisa melewai seleksi di Akademi Kepolisian tersebut. Terutama anak-anak dari keluarga tidak mampu agar cita-citanya tercapai untuk mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan negara.

“Semisal yang lulus lima orang, alhamdulillah, kalau yang lulus 10 orang juga alhamdulillah. Tetapi kalau yang lulus 15 orang, alhamdulillahi rabbil aalamin. Living cost-nya juga kita bantu. APBD untuk rakyat ya begini, ini bentuk konkretnya, Bahasa pendeknya, ‘Manuk Keddiik, Deddi Manok Garuda’ (burung kecil jadi burung garuda), kira-kira begitu”, pungkas Tamam.

Sebelumnya, Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Baddrut Tamam juga sudah memberikan beasiswa kepada 20 calon mahasiswa jurusan kedokteran di Unair Surabaya. Selain itu, sejak tahun 2020 memberikan beasiswa santri kepada ribuan santri asal Pamekasan untuk belajar di puluhan pondok pesantren yang ada di bumi gerbang salam. (adv/ndra)