Banyuwangi, ArahJatim.com – Kepadatan arus balik kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, hingga Senin (17/6/2019) dini hari masih terpantau ramai. Jika pada siang hari kepadatan didominasi para pemudik bersepeda motor, memasuki malam hari kendaraan roda empat dan bus lah yang mendominasi antrean di pelabuhan.
Satu per satu bus angkutan antarpulau yang mengangkut penumpang dari berbagai daerah di pulau Jawa masuk ke pelabuhan untuk menyeberang ke Pulau Bali. Saking banyaknya bus yang datang, membuat halaman parkir pelabuhan penuh sesak.
Tiap bus rata-rata terisi penumpang 40 hingga 50 orang. Mereka memilih pulang di akhir liburan dengan alasan harga tiket bus lebih murah dibandingkan pada hari dekat-dekat Lebaran.
”Memang sengaja balik ke Bali akhir-akhir begini karena tiketnya juga lebih murah. Kalau dekat-dekat Lebaran lalu mahal tiketnya. Dari Solo–Denpasar bisa mencapai Rp 500 ribu lebih, tapi kalau lepas H+7 atau sekarang ini sudah murah. Harga tiket bus normal lagi Rp 400 ribu Solo – Denpasar,” kata Wardoyo, pekerja proyek asal Solo yang bekerja di Bali.
Sementara itu, antrean kendaraan di halaman parkir pelabuhan tak hanya didominasi oleh angkutan bus saja. Sejak siang hingga dini hari, kendaraan roda empat masih mengalir memasuki pelabuhan dan mengantre di halaman parkir pelabuhan.
Untuk pemudik bersepeda motor, hingga dini hari tadi terpantau sudah sepi. Hanya ada beberapa kendaraan roda dua yang memasuki pelabuhan. Pantauan di lapangan, antrean roda dua hanya terjadi sejak Minggu pagi hingga sore hari. (ful)





