Bocoran WA ” Mutasi Mei “,Posisi Kepala BKD Tulungagung Tertulis Didalamnya

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Seperti yang pernah berulangkali disampikan Pemerintah daerah, proses mutasi itu adalah dinamika ASN , untuk berproses dalam menjalankan kewajiban sebagai aparat Sipil Negara yang harus memberikan layanan kepada masyarakat. Jadi adanya dugaan transaksi yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat, Sekda Drs Sukaji dengan tegas,menyatakan tidak ada kontribusi yang dimaksud.

“Tidak ada itu, jadi proses seseorang ASN  untuk mutasi dan lain sebagainnya, itu melalui proses yang cukup panjang dan tersistem. Kalau persyaratannya sudah sesuai dengan yang ditentukan kenaikan jabatan dan lain lain, sistem akan berjalan. Jaman sekarang itu sudah semakin tersistem, untuk menghindari model model penyuapan. Sekali lagi untuk info atas nama ASN FC, tidak benar, tegas Sekda Tulungagung.

Sementara setelah arahjatim.com mendapatkan info, kalau ASN , atas nama FC sudah dipanggil menghadap Sekda , Sekdin Infokom pemerintah kabupaten Tulungagung, Fancholic, ketika di konfirmasi arahjatim.com, membenarkan, kalau pesan WA yang sudah sempat beredar keluar itu adalah yang pernah ditulisnya.  Dirinya menjelaskan, kalau beberapa nama termasuk Sekda, kepala BKD, Pimpinan Bank, serta Direktur RSUD, agar diberi kontribusi, pihaknya mengaku tidak jadi memberikannya. Adapun alasanaya, dirinya mendapatkan posisi baru di Sekretaris Dinas, itu karena semata mata usia karirnya memang sudah sudah memenuhi syarat, apalagi lama tidak bergerak naik. Maka apabila sekarang menjadi sekdin, menurut Fancholic, adalah  sudah pas.

pasang iklan_rev3

” Jadi soal itu, saya tidak memberi kontribusi seperti petunjuk pimpinan lama saya, karena saya Kan tidak jadi kadin. Mengenahi kalimat saya yang menyatakan ” akan dimatikan karir saya” itu asumsi emosional saya yang  setiap ada mutasi hampir sepuluh tahun, nama saya tidak pernah tercantum “. Ungkap Sekdin baru di institusi Infokom Tulungagung itu.

Sementara, ketika arahjatim.com melakukan konfirmasi kepada Drs Suroto, selaku kepala BKD, atau sekarang menjadi BPKSDM, dalam pesan WA nya menyatakan data itu tidak benar, dan pihaknya tidak menerima ” kontribusi ”  yang dimaksud.

“Itu Khan  statemen , yang bersangkutan  bisa bilang siapa saja. Tapi faktanya Khan tidak. Jadi itu tidak benar ” , seperti jawaban Kepala  BPKSDM, kamis 9/6/2022.(dni)

( BERSAMBUNG )

No More Posts Available.

No more pages to load.