Tulungagung, ArahJatim.com – Adanya tiga nama yang menjadi pilihan DPRD Tulungagung, untuk menjadi PJ Bupati Tulungagung, mendapat reaksi para mahasiswa Tulungagung. Orasi yang digelar para mahasiswa Tulungagung, Selasa,8/8/2023 mengusung beberapa tuntutan. Hal pokok yang disuarakan adalah bagaimana para elit Tulungagung termasuk DPRD mengapa begitu mudahnya merekomendasi tiga nama, Diman salah seorang dari mereka ada pejabat yang akan pensiun. Selain itu nama nama lain adalah orang yang tidak diketahui kiprahnya di Tulungagung.
Korlap demo dari aliansi mahasiswa Tulungagung, Ilham Nursalim menyatakan pihak masyarakat melalui para mahasiswa, mengharap agar proses penentuan PJ melibatkan aspirasi publik. Hal ini sudah pernah ada komitmen kami para pengkaji hukum dari kelompok kampus dengan ketua dewan dan wakil. Ternyata yang terjadi, tiba tiba ada sejumlah nama yang kami tidak tahu bagaimana prosesnya. Kami akan terus tagih transparansi itu. kalau kami hubungi lagi dalam 2X 24 jam tidak ada kejelasan, tanggal 10 kami akan bergerak lagi dengan masa yang jauh lebih besar”, papar korlap.
Seperti diketahui, saat ini Ketua DPRD sudah mengajukan tiga nama seperti yang diamanatkan undang undang siapa yang dinilai bisa diajukan kepada gubernur Jatim dan mendagri yang nantinya akan disandingkan dengan calon calon lain, setelah dilakukan pengujian.
Dalam suasana demo di depan kantor DPRD Tulungagung, Selasa siang itu puluhan personil polisi disiagakan untuk mengantisipasi dan menjaga ketertiban. Sebelum mengakhiri orasi yang menuntut Ketua DPRD menemui masa mahasiswa, para mahasiswa membakar ban bekas sambil menyanyikan lagu penyemangat gerakan. Dalam proses pembakaran tersebut polisi dan pol PP hanya membiarkan ban bekas menyala tepat di depan gerbang kantor DPRD pintu Utara.(dni)










