Baru Pulang Dari Bali, ODR Meninggal Mendadak

oleh -

Banyuwangi, Arahjatim.com – Berstatus Orang Dalam Resiko (ODR) warga asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani isolasi mandiri selama dua hari di rumahnya. Dari pemeriksaan tim medis, pria tersebut meninggal dunia lantaran terkena serangan jantung.

Meski belum ditetapkan sebagai pasien positif corona, sebagai langkah antisipasi, proses pemakaman tetap dilakukan sesuai protokol jenazah Covid-19 lengkap dengan pakaian APD. Terlebih yang bersangkutan juga baru tiba dari wilayah zona merah yakni Bali.

Sebelumnya, pasien berinisial RS (52) datang di Banyuwangi dari Pulau Bali pada tanggal 18 April lalu. Setiba di kampung halamannya, pasien ini langsung mendatangi Puskesmas Tulungrejo untuk cek kesehatannya.

Dari hasil cek kesehatan, meski terlihat sehat, namun suhu tubuh pasien cukup tinggi. Tim medis puskesmas menyarankan pasien untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Dua hari melakukan isolasi mandiri di rumah, pasien mengeluh sesak napas dan tak sadarkan diri. Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa pasien ke Rumah Sakit Bhakti Husada (RSBH) Krikilan, Glenmore. Namun, belum sempat mendapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

“Almarhum datang dari Bali ke Bayuwangi. Dari pemeriksaan dokter penyakit paru yang menangani, pasien berstatus ODR meninggal karena serangan jantung. Jenazah tetap dimakamkan sesuai protokol Covid-19 dengan petugas ber-APD sebagai langkah antisipasi. Kita juga meminta izin kepada keluarga jika proses pemulasaraan jenazah tetap sesuai protokol Covid-19 ” tegas dr Widji Lestariono, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, Rabu (22/4/2020).

Sementara itu, meski imbauan larangan mudik telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, namun jelang Ramadan ini terpantau masih banyak warga Banyuwangi yang ada di luar kota memilih pulang kampung dengan kendaraan pribadi.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh pemudik diwajibkan untuk lapor ke pihak desa setempat dan mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di Puskesmas terdekat, sebelum mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. (ful)