Banyuwangi, Arahjatim.com – Arus balik kendaraan pemudik menuju Pulau Bali melalui pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, terus mengalir hingga Senin, (10/6/2019) dini hari. Ribuan kendaraan roda dua maupun empat dari berbagai daerah di Pulau Jawa terpantau memadati halaman parkir pelabuhan sejak siang hingga dini hari.
Meski padat, namun suasana pelabuhan terpantau ramai lancar tidak sampai terjadi kemacetan parah hingga keluar pelabuhan. Dibandingkan jumlah pemudik yang datang sebelum Lebaran lalu, hingga kini tercatat baru 30 persen pemudik yang kembali ke Pulau Bali.
Data posko Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry, Ketapang sejak H+1 hingga saat ini, baru 19 ribu lebih kendaraan roda dua yang telah kembali ke Pulau Bali. Dibanding data pada arus mudik lebaran yang mencapai 85 ribu kendaraan, berarti baru sekitar 22,55 persen roda dua yang kembali.
Untuk kendaraan roda empat empat, baru 12 ribu lebih yang menyeberang ke Pulau Bali, data pada arus mudik lebaran ada sekitar 47 ribu unit kendaraan meninggalkan Bali. Artinya masih ada puluhan ribu kendaraan roda empat yang belum kembali ke Pulau Bali hingga h+4 lebaran ini.
Sedangkan untuk penumpang pejalan kaki juga belum sepenuhnya meninggalkan Pulau Jawa. Hingga kini, baru sekitar 126 ribu orang yang diseberangkan ke Pulau Bali. Jika diprosentase baru sekitar 29,54 persen dibandingkan total pemudik saat arus mudik yang berkisar 428.019 orang.
”Pantauan di Pelabuhan Ketapang masih belum ada penumpukan crowded. Masih ramai lancar. Rata-rata masih sekitar 30 persen pemudik yang balik ke Bali. Sisanya sekitar 70 persen belum melakukan perjalanan ke Bali,” ujar GM ASDP Ketapang, Fahmi Alweni.
Pihak ASDP Ketapang memprediksi, arus balik Lebaran tahun 2019 bakal berlangsung bertahap dan lebih panjang. Sesuai dengan adat dan tradisi, mayoritas pemudik belum kembali ke Pulau Bali dikarenakan mereka menunggu hingga Lebaran ketupat yang digelar pada hari ke tujuh Lebaran mendatang.
”Prediksi puncaknya nanti pada H+6 atau H+7 Lebaran atau setelah Lebaran ketupat,” tambah mantan GM ASDP Merak tersebut.
Sementara itu, mayoritas pemudik yang kembali pulang ke perantauan sejak hari Sabtu hingga Senin dini hari adalah para perantau yang sudah harus beraktivitas kerja di awal pekan ini.
”Di kampung baru seminggu sekarang harus pulang lagi karena Senin sudah harus bekerja di kantor. Mayortitas semua pekerja di Bali sudah masuk pada hari Senin,” kata Yuda, salah satu pemudik asal Malang saat mengantre di halaman parkir Pelabuhan Ketapang. (ful)










