Bakal Surati Gubernur, Komisioner BPKN Minta Kejuaraan Pacuan Kuda di Pasuruan Ditunda

oleh -
oleh

Surabaya, ArahJatim.com – Akibat wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan di sejumlah wilayah di Jawa Timur, Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Said Sutomo berencana menyurati Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Surat itu menyoal tentang kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional Triple Crown seri II di Kabupaten Pasuruan pada 22 Mei mendatang.

“Ada rencana untuk pembuatan surat itu, tapi mungkin Senin kami buat,” ujarnya, Sabtu (14/5).

pasang iklan_rev3

Sesuai surat edaran Dinas Peternakan Pemerimtah Provinsi Jatim tentang virus PMK pada tanggal 5 Mei, Said mengatakan sebaiknya penyelenggaran event nasional itu urung dilaksanakan.

“Atau setidak-tidaknya menunda acara tersebut sampai wabah penyakit PMK dapat diatasi ancaman penularannya,” pintanya.

Ia menambahkan, aparat keamanan harus mendukung jargon Presidensi G20 tetap eksis di tengah-tengah masyarakat.

“Dengan cara menutup arena pacuan kuda tersebut guna mencegah pacuan kuda atau hewan lainnya yang dilaksanakan secara ilegal,” imbuhnya.

Kegiatan pacuan kuda yang selama ini dikenal memiliki citra positif di maysarakat, menurut Said jangan sampai kini menjadi dinilai publik kontra produktif dengan program mulia internasional Presidensi G20.

Apalagi kita akan menghadapi Hari Raya Kurban yang umumnya kita mengkonsumsi daging hewan kurban,” katanya.

Menanggapi perlombaan itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Rabu (11/5/2022) di depan awak media mengatakan masih belum menerima surat tentang kegiatan kejuaraan pacuan kuda di Kabupaten Pasuruan.

“Saya masih belum menerima surat edaran jika ada perlombaan pacuan kuda. Sehingga saya tidak mau komentar tentang hal itu,” akunya.

No More Posts Available.

No more pages to load.