Antisipasi Kerugian, Panitia Tetap Akan Melangsungkan MotoGP Qatar Di Tengah Serangan Corona

oleh -

Qatar, Arahjatim.com – Menyebarnya virus Corona tak membuat pihak penyelenggara menunda atau membatalkan Moto GP yang akan diselenggarakan di Qatar Maret mendatang. MotoGP Qatar tetap akan berlangsung sebagaimana mestinya meski menyeruaknya kabar virus Corona yang menjangkiti beberapa Negara di Eropa maupun Asia.

Virus Corona yang pertama kali merebak di China kini telah menjadi pandemi global. Wabah ini sempat dikhawatirkan membuat gelaran pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar, (8/3/2020) bakal dibatalkan.

Apalagi, pemerintah Qatar juga sudah tak mengeluarkan visa on arrival untuk warga negara dari Italia atau Jepang. Namun yang menjadi permasalahan dengan banyaknya pabrikan asal Italia dan Jepang di MotoGP tentu situasi ini akan menyulitkan digelarnya balapan jika memang pembatasan visa tetap dilakukan.

Namun, dikutip dari Crash, pihak FIM dan Dorna tampaknya tetap kukuh bahwa MotoGP Qatar akan tetap digelar sesuai jadwal. Meski nantinya akan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.

Para peserta MotoGP yang berasal dari Italia dan Jepang akan diberikan pengecualian untuk diperbolehkan memasuki Qatar. Syarat ketat akan diberlakukan Qatar untuk pengecualian ini demi menjaga keamanan dan kondusifitas Negara saat berlangsungnya acara.

Data diri mengenai para warga negara Jepang dan Italia yang ikut serta andil dalam gelaran MotoGP harus dikirim terlebih dulu. Pihak berwenang di Qatar juga akan langsung melakukan pemeriksaan medis kepada peserta MotoGP yang melakukan penerbangan dari Jepang atau Italia, jika gagal saat uji suhu tubuh maka akan segera dilarikan di rumah sakit setempat.

“Penumpang akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan jika itu di luar normal, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit. Mereka baru bisa bebas keluar dalam 12 hingga 48 jam (maksimal), jika mereka tidak terinfeksi dengan Virus Corona,” penyataan otoritas Qatar dikutip dari Crash.

Ia menambahakan bahwasanya penumpang yang ikut serta dalam perhelatan MotoGP nantinya tak akan dikarantina, Karantina hanya diberlakukan kepada mereka yang terinfeksi virus Corona.

“Penumpang dari peserta MotoGP tak akan dikarantina kecuali mereka terinfeksi virus,” tambahnya.

(fik)