Antisipasi Kecelakaan Bus Antar Kota, Ini Yang Dilakukan Petugas Gabungan

oleh -
Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Blitar menggelar tes urine bagi para sopir di Terminal Patria, Kota Blitar.(Foto:Arahjatim.com/mua)

Blitar, Arahjatim.com – Guna mengantisipasi kecelakaan akibat sopir yang tidak fit atau kendaraan tidak laik jalan, petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Blitar menggelar tes urine bagi para sopir di Terminal Patria, Kota Blitar, Senin (04/06).

KBO Satlantas Polres Blitar Kota, Iptu Nanik Suryana mengatakan, sudah ada 70 sopir angkutan penumpang dan angkutan barang yang ikut tes urine, tetapi hasilnya negatif. Artinya belum ditemukan sopir yang terindikasi memakai narkoba.

“Untuk hari ini kita targetkan dapat 100 sopir yang tes urine,” kata Iptu Nanik Suryana.

Nanik menjelaskan, selain tes urine para sopir bus dan sopir truk juga diminta mengikuti tes kesehatan. Tes kesehatan untuk para sopir meliputi pemeriksaan kadar gula, tensi darah, dan kolesterol.

“Tes urine dan tes kesehatan untuk para sopir ini bagian upaya kami menekan angka kecelakaan menghadapi angkutan Lebaran,” ujar Nanik.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar, Harni Setijorini mengatakan, dari hasil pemeriksaan banyak para sopir yang tensi darahnya tinggi. Faktor yang membuat tensi darah para sopir tinggi karena kecapekan, kurang tidur, dan makan tidak teratur.

Petugas memeriksa hasil tes urine untuk para sopir ini bagian upaya kami menekan angka kecelakaan.(Foto:Arahjatim.com/mua)

“Awal-awal pemeriksaan saya kira masalah yang banyak dialami para sopir soal kolesterol. Ternyata setelah banyak yang diperiksa ternyata rata-rata mengalami tensi darah tinggi,” kata Harni.

Salah satu sopir yang mengikuti tes urine, Chandra mengaku senang dengan adanya cek kesehatan gratis dan tes urine. Karena dirinya bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Apa yang kelebihan dan apa yang kekurangan pada kesehatannya bisa diketahui.

“Kalau sudah tahu kondisi kesehatan, saya bisa lebih hati-hati,” katanya. (mua)