Kediri, ArahJatim.com – Suasana “Jumat Berkah” di sudut-sudut Kota Kediri kali ini terasa berbeda. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas ekonomi yang kian menantang, sekelompok pemuda hadir membawa secercah harapan. Mereka adalah para pengurus DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Kediri yang dipimpin langsung oleh sang Ketua Caretaker, Pramudya Ananta Permana, Jum’at (24/4/2026).
Menebar Kepedulian di Tiga Kecamatan
Pramudya, yang juga dikenal sebagai pengusaha muda sekaligus mahasiswa semester 2 Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (UNISKA), memimpin langsung penyaluran 50 paket sembako. Bersama jajaran pengurus lainnya, ia menyisir tiga wilayah kecamatan di Kota Kediri untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda formalitas organisasi, melainkan bentuk empati murni dari generasi muda terhadap masyarakat yang terdampak himpitan ekonomi.
”Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin hadir di tengah warga yang kesehariannya masih menghadapi keterbatasan ekonomi,” ujar Pramudya di sela-sela kegiatannya.
Senyum Syukur dari Sektor Informal
Sasarannya adalah mereka yang bekerja di sektor informal dan sering terlupakan, mulai dari juru parkir (jukir), relawan pengatur lalu lintas atau “polisi cepek”, pengemudi ojek, hingga pedagang kecil.
Kehadiran tim AMPI disambut dengan senyum semringah. Di wajah para penerima, terpancar raut syukur yang mendalam. Bantuan paket sembako tersebut tak hanya sekadar barang kebutuhan pokok, tetapi menjadi pemantik kebahagiaan sederhana yang sangat berarti bagi mereka.
Salah satu penerima bantuan, Mahmud (45), tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Sambil memegang erat paket sembako, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan ini benar-benar membantu kebutuhan keluarga kami di rumah,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada diungkapkan oleh Siti Aminah (50), seorang penjual obrok. Baginya, bantuan di hari Jumat ini merupakan rezeki yang meringankan beban dapurnya.
“Terima kasih untuk mas-mas dari AMPI. Ini sangat membantu beban keluarga saya,” ucap Siti tulus.
Inisiatif Mandiri dan Harapan Istiqomah
Menariknya, seluruh anggaran untuk aksi sosial ini berasal dari dana pribadi pengurus AMPI Kota Kediri. Hal ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial masih tertanam kuat di jiwa pemuda Kediri.
Pramudya berharap, gerakan kecil ini bisa menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan sosial lainnya di Kota Kediri. Ia juga memohon doa agar niat baik ini bisa terus terjaga.
”Mohon doanya agar kami bisa istiqomah melakukan kebaikan ini bersama masyarakat. Kami ingin terus berbuat dan hadir sebagai solusi, sekecil apa pun itu,” pungkasnya.
Melalui aksi ini, Pramudya Ananta Permana dan AMPI Kota Kediri membuktikan bahwa usia muda dan kesibukan akademis maupun bisnis bukanlah penghalang untuk tetap peduli terhadap kesejahteraan sesama. (das)










